Polisi militer bersama warga bergotong-toyong mengecat dan menutup tulisan vandalisme di halte angkutan umum di Kampung Beloran, Sragen Kulon, Sragen, Rabu (17/5/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos) Polisi militer bersama warga bergotong-toyong mengecat dan menutup tulisan vandalisme di halte angkutan umum di Kampung Beloran, Sragen Kulon, Sragen, Rabu (17/5/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Rabu, 17 Mei 2017 11:45 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

Begini Aksi Polisi Militer dan Warga Sragen Melawan Vandalisme

 Polisi militer dan warga bahu-membahu melawan vandalisme.

Solopos.com, SRAGEN — Gabungan polisi militer dan warga beraksi menutup coretan vandalisme di halte angkutan umum Beloran, Sragen Kulon, Sragen, Rabu (17/5/2017). Aksi sosial itu sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Polisi Militer.

Aksi itu melibatkan sembilan personel polisi militer yang dipimpin Komandan Subdenpom IV/Sragen, Kapten (CPM) Yohanes Sigit R. Mereka menutup tulisan vandalisme itu dengan cat minyak warna biru sesuai dengan warna dasar fasilitas umum itu. Aksi itu dibantu warga sekitar dan personel Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen.

“Aksi ini kami lakukan secara spontanitas karena melihat kondisi fasilitas publik yang kotor dengan coretan cat semprot warna putih. Coretan itu menganggu pemandangan sehingga kami berinisiatif untuk menutup tulisan vandalisme itu,” kata Sigit saat ditemui solopos.com di sela-sela aksi, Rabu siang.

Dalam aksi itu, Sigit hanya ingin menyampaikan ajakan kepada warga di Bumi Sukowati agar ikut menjaga dan memiliki fasilitas publik.

Di sela-sela aksi itu, seorang petugas Dishub Sragen, Andri, datang. Dia mengeluhkan banyaknya aksi vandalisme di Sragen dengan sasaran fasilitas umum atau fasilitas publik, salah satunya halte angkutan umum.

“Halte itu sering dicat Dishub Sragen tetapi dua pekan kemudian sudah penuh dengan coret-coret vandalisme. Saya sudah laporan ke Kepolisian supaya pelaku aksi itu diburu atau ditangkap. Ternyata mencari pelaku vandalisme itu sulit juga. Biasanya aksi vandalisme itu dilakukan pelaku pada malam hari,” ujarnya.

Untuk antisipasi aksi vandalisme lagi, Andri mengatakan Dishub sudah memasang kamera CCTV di simpang tiga Beloran, Sragen Kulon, Sragen.

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…