Pedagang ketupat Pasar Setan, Siti, menata dagangannya yang masih tersisa, Rabu (9/12/2015). ( Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Pedagang ketupat Pasar Setan, Siti, menata dagangannya yang masih tersisa, Rabu (9/12/2015). ( Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 13 Mei 2017 13:20 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Harga Sejumlah Bahan Pangan Merangkak Naik

Harga beberapa bahan makanan di pasar Setan, Maguwoharjo merangkak naik

Solopos.com, SLEMAN–Harga beberapa bahan makanan di pasar Setan, Maguwoharjo, seperti cabai, bawang putih, tomat dan ayam mulai merangkak naik menjelang bulan puasa.

Surip, salah satu pedagang mengatakan, harga cabai rawit belakangan ini naik menjadi Rp45.000 dari yang sebelumnya berkisar di harga Rp35.000. Ia juga mengatakan, harga cabai hijau yang sebelumnya hanya Rp8.000, sekarang naik menjadi Rp18.000 per kg.

Harga cabai keriting, tambahnya, juga mengalami kenaikan. Surip mengatakan dua pekan yang lalu, harga cabai keriting berkisar diantara Rp10.000 sampai Rp15.000. “Cabai keriting sekarang harganya Rp30.000 per kilo,” katanya saat ditemui Kamis (11/5/2017).

Selain cabai, menurut Surip kebutuhan pokok yang juga mengalami kenaikan harga adalah bawang putih dan tomat. Bawang putih sendiri saat ini di pasar Setan berada pada harga Rp65.000 sedangkan tomat Rp12.000. Tomat mengalami kenaikan harga sekitar Rp7.000.

“Kalau harga-harga pada naik gini susah. Karena pembeli mengeluh. Zaman sekarang cari uang semakin susah,” keluh Surip.

Sementara harga daging ayam di pasar Stan juga terpantau mengalami kenaikan. Suratmi, pedagang ayam di pasar Stan mengatakan sebelumnya harga ayam berkisar di harga Rp28.000 sampai Rp30.000.

“Sekarang harganya Rp32.000. Kalau uda mau deket-deket lebaran dan pas lebaran, harganya naik jadi Rp38.000. Kalau harga naik, saya seneng sekali,” tutupnya.

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…