Rebecca Sharrock pengidap Hyperthymesia. (Istimewa/boredpanda) Rebecca Sharrock pengidap Hyperthymesia. (Istimewa/boredpanda)
Jumat, 28 April 2017 12:45 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Perempuan Ini Ingat Pengalaman Hidup Saat Usia 12 Hari

Kisah unik kali ini tentang perempuan Australia, Rebecca Sharrock, yang mampu mengingat apa yang pernah ia lakukan sejak usia 12 hari.

Solopos.com, BRISBANE – Perempuan asal Brisbane, Australia, Rebecca Sharrock, 27, membuat heboh dunia dengan kemampuannya mengingat pengalaman hidup. Melalui sebuah blog, Rebecca mengaku mampu mengingat apa yang pernah ia lakukan sejak usia 12 hari.

Dalam tulisannya yang diunggah, Selasa (18/4/2017), dengan judul, I Can Remember Back to When I Was a Newborn Child, Rebecca menerangkan dirinya merupakan salah satu dari kurang lebih 60 orang di dunia yang teridentifikasi mengidap Highly Superior Autobiographical Memory (HSAM) yang juga disebut dengan Hyperthymesia. Seperti namanya, pengidap Hyperthymesia hanya mampu mengingat secara detail pengalaman hidupnya sendiri.

Hyperthymesia membuat Rebecca mampu mengingat pengalaman hidupnya dari usia 12 hari sampai sekarang. Semua kenangan itu mampu dituangkan secara detail oleh Rebecca. “Kenangan terlama yang bisa saya ingat adalah saat saya masih berusia 12 hari. Saat itu orang tua saya menaruhku di kursi pengemudi mobil, [waktu itu ide ayahku]. Disitu saya difoto,” terang Rebecca dalam artikel tersebut.

Sekarang Rebecca menjadi subjek penelitian di dua universitas, yakni Universitas California dan Universitas Queensland. Dua penelitian itu bertujuan untuk mengetahui cara kerja otak menyimpan kenangan. Rebecca menegaskan dari dua penelitian itu diharapkan mampu menolong orang-orang dengan dementia dan alzheimer.

Dalam sebuah video yang diunggah Good Morning Britain pada 2015, dengan kemampuan mengingatnya, Rebecca mampu menjawab tes ingatan yang diberikan penyiar. Rebecca dengan santai melanjutkan cerita Harry Potter and the Sorcerer’s Stone  dan menyebutkan bab cerita tersebut hanya dengan petunjuk halaman dan satu kalimat pembuka.

Dikutip dari laman Wikipedia, Rebecca bukan orang pertama yang menghebohkan media karena mengidap Hyperthymesia. Pada 2013 ada perempuan bernama Jill Price yang dikabarkan mengidap Hyperthymesia,kemudian pada 2010 acara televisi 60 Minutes menayangkan kisah hidup Harilu Henner yang mampu mengingat seluruh pengalaman hidupnya sejak usia 11 tahun.

lowongan kerja
lowongan kerja PT. BPR DANAMAS PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…