Gubernur Jawa Timur Soekarwo. (Wahyu Darmawan/JIBI/Bisnis) Gubernur Jawa Timur Soekarwo. (Wahyu Darmawan/JIBI/Bisnis)
Jumat, 28 April 2017 14:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

HARI OTONOMI DAERAH
Ini Daerah di Jatim Berkinerja Terbaik Tahun 2016

Pemprov Jatim memberikan penghargaan untuk pemimpin wilayah berkinerja terbaik.

Solopos.com, SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) memberikan penghargaan untuk pemimpin wilayah/daerah yang memiliki kinerja terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik.

Salah satu kategori penghargaan diperuntukkan bagi camat berprestasi di Jatim karena mampu menunjukkan sinergitas menjalankan kinerjanya sebagai pelayan publik.

Ada lima kecamatan memperoleh penghargaan kategori sinergitas kinerja kecamatan di Provinsi Jatim Tahun 2016, yaitu di peringkat pertama Kecamatan Tulakan (Pacitan), disusul Kecamatan Kota Sumenep (Sumenep) dan Kecamatan Sukorejo (Kabupaten Pasuruan).

Sedangkan, dua lainnya di posisi harapan pertama dan kedua adalah Kecamatan Sukolilo (Surabaya), serta Kecamatan Dringu (Kabupaten Probolinggo). Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

“Pelayanan kepada masyarakat yang baik juga karena kinerja pemimpinnya yang baik pula sehingga layak mendapat apresiasi,” ujar Soekarwo di sela peringatan Hari Otonomi Daerah di Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan Surabaya, Kamis (27/4/2017).

Pakde Karwo, panggilan akrab Soekarwo, meminta peringatan Hari Otonomi Daerah ini dijadikan momen peningkatan pelayanan publik untuk kesejahteraan rakyat.

Pelayan publik ini, kata dia, dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dan partisipatoris, serta pelayanan publik untuk masyarakat dan dunia usaha dengan mengelolanya menggunakan sistem electronic government agar lebih transparan dan akuntabel.

Penghargaan juga diserahkan bagi kepala daerah yang memiliki kinerja terbaik dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, yaitu peringkat pertama diraih Pemkab Sidoarjo, diikuti Pemkab Lamongan, Pemkab Banyuwangi, serta Pemkab Probolinggo di peringkat IV.

Selanjutnya untuk tingkat kota diserahkan kepada dua daerah, yaitu Pemkot Surabaya di peringkat pertama dan Kota Mojokerto di peringkat kedua.

Pakde Karwo berharap seluruh pelayan publik di wilayahnya meningkatkan daya saing perekonomian melalui pengelolaan potensi ekonomi daerahnya. “Saya juga berharap peningkatan kualitas tata kelola untuk mewujudkan proses penyelenggaraan pemerintah daerah yang baik dan bersih, melalui reformasi birokrasi,” tutur dia.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…