Salinan Amar Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Salatiga 2017. (JIBI/Semarangops.com/Istimewa) Salinan Amar Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Salatiga 2017. (JIBI/Semarangops.com/Istimewa)
Kamis, 27 April 2017 18:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA 2017
Begini Amar Putusan Sengketa Pilkada Salatiga

Pilkada Salatiga 2017 yang hasilnya disengketa pasangan calon Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudal) resmi diputus Mahkamah Konstitusi.

Salinan Amar Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Salatiga 2017. (JIBI/Semarangops.com/Istimewa)

Salinan Amar Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Salatiga 2017. (JIBI/Semarangops.com/Istimewa)

Solopos.com, SEMARANGMahkamah Konstitusi (MK) telah menggelar sidang pembacaan putusan perkara sengketa hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Salatiga 2017, Rabu (26/4/2017) lalu. Dalam sidang tersebut, semua permohonan yang diajukan pihak pasangan calon (paslon) nomor urut 2 pada Pilkada Salatiga 2017, Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudal), ditolak.

Salinan Amar Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Salatiga 2017. (JIBI/Semarangops.com/Istimewa)

Salinan Amar Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Salatiga 2017. (JIBI/Semarangops.com/Istimewa)

Salinan Amar Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Salatiga 2017. (JIBI/Semarangops.com/Istimewa)

Salinan Amar Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Salatiga 2017. (JIBI/Semarangops.com/Istimewa)

Salinan Amar Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Salatiga 2017. (JIBI/Semarangops.com/Istimewa)

Salinan Amar Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Salatiga 2017. (JIBI/Semarangops.com/Istimewa)

Dalam salinan Amar Putusan MK yang diterima Semarangpos.com, Kamis (27/4/2017), disebutkan MK menyatakan menolak eksepsi termohon dan eksepsi pihak terkait serta menolak permohonan pemohon, dalam hal ini pihak Rudal, untuk seluruhnya. Anggota KPU Salatiga Syaemuri Albab mengonfirmasi autentitas salinan amar putusan MK yang diterima Semarangpos.com tersebut.

“Demikian diputus dalam Rapat Permusyawaratan Hakim oleh sembilan hakim,” begitu bunyi salah satu kalimat dalam salinan amar putusan MK tersebut. Rapat Permusayawaratan Hakim itu dilaksanakan pada Rabu (12/4/2017) dan Kamis (20/4/2017) silam.

Sebelumnya, keputusan MK yang menolak permohonan Rudal itu juga dibenarkan Ketua KPU Kota Salatiga Putnawati. Ia juga menyatakan akan segera menetapkan Paslon terpilih dengan menggelar rapat terbuka terlebih dahulu pada H+1 setelah sidang putusan MK tersebut, yang berarti pada Kamis (27/4/2017).

[Baca juga: Permohonan Rudal Ditolak MK, KPU Salatiga Segera Tetapkan Paslon Terpilih]

Seperti dikabarkan Semarangpos.com, pihak Rudal mengajukan permohonan untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU). Pasangan Rudal menganggap proses pemungutan suara Pilkada 2017 Kota Salatiga pada 15 Februari silam terdapat unsur kecurangan. Dengan putusan MK itu, hampir dapat dipastikan paslon nomor urut 1, Yulianto-Muh Haris (Yaris), menjadi wali kota dan wakil wali kota terpilih dalam Pilkada Salatiga 2017. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…