Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Senin, 24 April 2017 14:45 WIB JIBI/Solopos.com/Newswire Peristiwa Share :

Ketiduran di Mobil, Bocah SD Ini Tewas Kepanasan

Seorang bocah asal Malaysia meninggal usai tertinggal di dalam mobil.

Solopos.com, KUALA LUMPUR – Kisah tragis dialami seorang bocah berusia 6 tahun asal Kuala Lumpur, Malaysia. Bocah bernama Muhammad Iqram Danish ini  tewas saat diantarkan ke sekolah pada Sabtu 22 April 2017 oleh mobil jenis van milik sebuah penitipan anak.

Dilansir Dailymail, Senin (24/4/2017), Danish saat itu diantarkan ke sekolah bersama tiga anak lainnya. Ketiga temannya tersebut kemudian keluar terlebih dahulu sedangkan Danish tertidur di bangku bagian belakang. Sayangnya, sang sopir yang merupakan seorang pemuda berusia 21 tahun tidak menyadari keberadaan Danish.

Pemuda itu kemudian mengemudikan mobil kembali ke rumah penitipan anak. Ia juga diketahui tidak memarkir mobil van tersebut di tempat yang teduh, sehingga mobil terkena sinar matahari langsung.

Tiga jam kemudian, sang sopir kembali ke mobil sekira pukul 17.00 sore waktu setempat untuk menjemput anak-anak di sekolah. Pada saat itulah ia baru menyadari keberadaan Danish. Nahasnya, Danish ditemukan dalam keadaan sudah tak sadarkan diri dan tak memberikan respons apa pun.

“Saat ditemukan anak itu sudah tidak sadarkan diri,” terang Wakil Kepala Polisi, Inspektur Mohd Marzuki Mohd Mokhtar, Senin (24/4/2017).

Sang sopir sempat melarikan Danish ke rumah sakit terdekat. Namun, dokter yang memeriksanya menyatakan, bocah tampan itu tewas akibat sengatan panas yang berlebihan. Kini polisi tengah menyelidiki kasus ini dan meminta keterangan dari si sopir yang tidak disebutkan identitasnya itu.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…