Dokumentasi Pemberontakan Paskah di Irlandia. (Newstatesman.com) Dokumentasi Pemberontakan Paskah di Irlandia. (Newstatesman.com)
Senin, 24 April 2017 00:00 WIB Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com Internasional Share :

Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini, 24 April

Catatan sejarah di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 24 April dihimpun dalam catatan peristiwa dunia hari ini.

Solopos.com, SOLO – Berbagai rupa kejadian penting dan bersejarah terjadi di berbagai penjuru dunia dari tahun ke tahun pada 23 April. Dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, berikut Solopos.com merangkum berbagai rupa kejadian tersebut dalam catatan peristiwa dunia hari ini, 24 April:

1877
Kekaisaran Rusia mendeklarasikan perang terhadap Kekaisaran Ottoman. Rusia beralasan ingin melepaskan negara-negara di kawasan Balkan dari Cengekraman Ottoman. Perang tersebut berlangsung lebih dari 10 bulan dan dimenangi pihak Rusia. Kekaisaran Rusia berhasil merebut beberapa wilayah Kekuasaan Kekaisaran Ottoman dan berhasil membuat Rumania, Serbia, dan Montenegro meraih kemerdekaan dari Kekaisaran Ottoman.

1916

Vladimir Komarov. (Ryanmarciniak.com)

Vladimir Komarov. (Ryanmarciniak.com)

Tak kurang dari 1.600 anggota pemberontak di Irlandia menduduki tempat-tempat penting untuk menuntut Inggris angkat kaki dari Irlandia. Setelah enam hari terjadi kerusuhan antara pihak pemberontak dan militer Inggris, para pemimpin gerakan pemberontakan itu ditangkap dan dieksekusi mati. Peristiwa itu dikenang dengan sebutan Pemberontakan Paskah.

1918
Pertempuran tank-melawan-tank dalam perang untuk kali pertama terjadi di Villers-Bretonneux, Prancis. Pertempuran tersebut melibatkan militer Inggris melawan Jerman dalam Perang Dunia I.

1926
Perjanjian Berlin ditandatangani antara Jerman dan Uni Soviet di Berlin, Jerman. Dari perjanjian itu, Jerman dan Rusia diharuskan menjadi pihak yang netral jika ada perang atau serangan di negara lain. Perjanjian itu berlaku untuk jangka waktu lima tahun setelah ditandatangani.

1933
Kantor misionaris Yahudi, Watch Tower Society, di Kota Magdeburg, Jerman ditutup paksa oleh pemerintah Nazi Jerman. Peristiwa itu menjadi awal penindasan Nazi Jerman terhadap kaum Yahudi di Eropa.

1955

Suasana di luar Gedung Merdeka di Bandung, Indonesia saat berlangsungnya KTT Asia-Afrika pada 1955. (Wikimedia.org)

Suasana di luar Gedung Merdeka di Bandung, Indonesia saat berlangsungnya KTT Asia-Afrika pada 1955. (Wikimedia.org)

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Afrika yang berlangung sejak 18 April di Bandung, Indonesia secara resmi ditutup. Konferensi yang melibatkan negara-negara Asia dan Afrika itu menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi tentang pernyataan mengenai dukungan bagi kedamaian dan kerjasama dunia.

1967
Pesawat luar angkasa milik Rusia, Soyuz 1, yang dikendalikan kosomonaut bernama Vladimir Komarov jatuh din Siberia. Penyebab jatuhnya pesawat tersebut adalah kerusakan pada sistem pengereman pesawat. Akibatnya, pesawat mendarat dengan keras ke Bumi dan menewaskan Komarov.

1970
Satelit luar angkasa pertama milik Tiongkok, Dong Fang Hong I, berhasil diluncurkan. Satelit yang membawa pemancar radio ini menyiarkan lagu dengan judul yang sama dengan nama satelit tersebut selama 26 hari saat berada di orbit.

1993
Bom berdaya ledak besar meledak di London, Inggris menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 40 orang. Pihak berwenang di Inggris menuduh Irish Republican Army atau Tentara Republik Irlandia sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

2013
Bangunan Rana Plaza di Dhaka, Bangladesh runtuh menewaskan sedikitnya 1.000 orang dan sekitar 2.500 orang lainnya mengaklami luka-luka. Runtuhnya bangunan tersebut diduga karena kesalahan konstruksi bangunan.

KLIK DI SINI untuk Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini, 20 April
KLIK DI SINI
untuk Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini, 22 April
KLIK DI SINI untuk Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini, 21 April

 

 

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…