Ilustrasi perumahan (Rachman/JIBI/Bisnis) Ilustrasi perumahan (Rachman/JIBI/Bisnis)
Senin, 24 April 2017 23:12 WIB Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Solopos Ekonomi Share :

Begini Simulasi Kredit Rumah DP 0% di Jakarta

Dengan asumsi DP 0% adalah uang muka yang diganti dengan tabungan, begini perkiraan simulasi kredit rumah dengan DP 0% di Jakarta.

Solopos.com, JAKARTA — Salah satu program andalan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) yang menjadi top of mind sepanjang masa kampanye Pilkada Jakarta adalah rumah tanpa uang muka.

Dalam situs jakartamajubersama.com, Program DP Nol Rupiah adalah Kredit Murah Berbasis Tabungan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Menengah Ke Bawah. Program ini mengganti prasyarat DP yang sangat mahal, dengan prasyarat lain untuk memastikan pembayaran kredit yang lebih dapat dipenuhi oleh warga.

Ada dua konsistensi yang disyaratkan. Pertama, konsistensi jumlah saldo tabungan di bank, sebesar proporsi tertentu dari nilai properti dalam jangka waktu 6 bulan terakhir. Kedua, konsistensi perilaku menabung di bank selama jangka waktu 6-12 bulan terakhir.

Sementara itu, dalam program kredit Bank Tabungan Negara (BTN), persyaratan DP minimal untuk KPR bersubsidi adalah 1%. Berdasarkan Kepmen PUPR No. 425/KPTS/M/2015 tentang Batasan Harga Jual Rumah yang dapat diperoleh melalui Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Sejahtera, harga maksimal rumah yang bisa didapatkan dengan KPR bersubsidi adalah sebagai berikut:
– Jakarta Barat Rp320.400.000
– Jakarta Selatan Rp331.200.000
– Jakarta Timur Rp316.800.000
– Jakarta Utara Rp345.600.000
– Jakarta Pusat Rp334.800.000

Dengan berbagai persyaratan itu, berikut simulasi kredit rumah dengan jangka waktu kredit 20 tahun dan DP 1% (diasumsikan diganti dengan tabungan selama 6 bulan) berdasarkan kalkulator di btnproperti.co.id:

Selanjutnya: Jakarta Barat

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…