Bocah tujuh tahun melompat dari lantai kesepuluh menggunakan payung sebagai parasut (Shanghaiist) Bocah tujuh tahun melompat dari lantai kesepuluh menggunakan payung sebagai parasut (Shanghaiist)
Jumat, 21 April 2017 17:15 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

Tirukan Film Kartun, Bocah Ini Terjun dari Lantai Kesepuluh

Kisah tragis kali ini tentang bocah 10 tahun yang nekat terjun dari lantai kesepuluh setelah menonton film kartun.

Solopos.com, SUZHOU – Membiarkan anak menonton film tanpa pengawasan, sekalipun film kartun bisa berakibat berbahaya. Seorang bocah tujuh tahun asal Kota Suzhou, Provinsi Jiangsu, Tiongkok, terjun dari apartemen lantai kesepuluh karena menirukan adegan film kartun yang ditontonnya.

Dilansir Shanghaiist, Kamis (20/4/2017), bocah tersebut selamat meskipun menderita beberapa luka serius.

Bocah itu tinggal di lantai kelima sebuah apartemen, namun model rumah di apartemen tersebut adalah duplex penthouse, sehingga tinggi lantai kelima setara dengan lantai kesepuluh apartemen biasa.

Bocah yang tidak disebutkan namanya itu meloncat dari lantai kesepuluh sembari membawa payung.

Ia melakukan itu karena baru saja menonton film kartun yang memiliki adegan serupa di mana tokoh dalam film selamat tanpa luka meloncat dari ketinggian dan menggunakan payung sebagai parasut.

Setelah kejadian, bocah tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani beberapa operasi. Tim dokter menyebut luka yang dialami bocah tersebut cukup serius namun masa-masa kritisnya telah terlewati.

Kisah serupa pernah terjadi di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok pada 2013.

Bocah perempuan berusia lima tahun harus dirawat di rumah sakit karena meloncat dari jendela apartemen lantai keenam menggunakan payung sebagai parasut. Bocah itu juga terinspirasi dari film kartun.

lowongan kerja
lowongan kerja MIM AL - AKBAR PANDEYAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…