Presiden Jokowi bersama jajaran petinggi PT Sritex meninjau lokasi pabrik tekstil seusai peresmian gedung perluasan pabrik di Sukoharjo, Jumat (21/4/2017). (Istimewa/Humas PT Sritex) Presiden Jokowi bersama jajaran petinggi PT Sritex meninjau lokasi pabrik tekstil seusai peresmian gedung perluasan pabrik di Sukoharjo, Jumat (21/4/2017). (Istimewa/Humas PT Sritex)
Jumat, 21 April 2017 16:35 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

Resmikan Perluasan Pabrik PT Sritex, Presiden Jokowi Pesan Ini

Presiden Jokowi meresmikan gedung perluasan pabrik PT Sritex di Sukoharjo.

Solopos.com, SUKOHARJO — Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar pengusaha tekstil Indonesia mengikuti perkembangan teknologi agar kualitas produknya tidak kalah dibanding negara lain.

Presiden juga meminta warga Indonesia tidak membalik-balikkan informasi tetapi bangga dengan produk dalam negeri. “Ada cerita orang Indonesia di luar negeri membeli pakaian tetapi tidak jadi beli karena label Indonesia. Cerita itu jangan ada lagi dan harus bangga produk Indonesia merajai pasar dunia,” kata Jokowi saat peresmian gedung baru itu, Jumat (21/4/2017).

Mantan Wali Kota Solo itu mengapresiasi regenerasi di PT Sritex yang terus berkembang dan membuka lapangan kerja. Presiden minta PT Sritex menjaga nama baik Indonesia dengan menjaga kualitas produk dan tepat waktu pengiriman.

“Pemerintah fokus kepada perbaikan infrastruktur agar biaya produksi turun. Jika jalan becek biaya operasional akan mahal sehingga harga produksi tinggi,” katanya.

Untuk itu, ujarnya, sarana transportasi kereta api dan bandara terus diperbaiki untuk memperlancar kelancaran pengiriman barang hasil industri.

 

lowongan kerja
lowongan kerja SANTARA INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…