Peternakan sapi lokal peranakan ongole (PO) khas Jateng. (JIBI/Solopos/Antara/Aguk Sudarmojo) Peternakan sapi lokal peranakan ongole (PO) khas Jateng. (JIBI/Solopos/Antara/Aguk Sudarmojo)
Jumat, 21 April 2017 15:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PETERNAKAN JATENG
Grobogan Diandalkan Pemprov Kembangan Sapi PO

Peternakan Jateng didorong mengembangkan bibit unggul ternak lokal, antara lain sapi peranakan ongole di Grobogan.

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bertekad mengembangkan bibit unggul hewan ternak lokal untuk meningkatkan populasi dan memenuhi kebutuhan pasar. Kabupaten Grobogan diandalkan Pemprov Jateng sebagai wilayah pengembangan sapi peranakan ongole (PO).

“Mulai dari sapi, kambing, ayam, hingga itik semua dikembangkan,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah Agus Waryanto di Semarang, Rabu (19/4/2017).

Dia mengatakan ternak sapi dikembangkan sapi peranakan ongole (PO) beberapa di antaranya adalah sapi brangus dari Sragen atau biasa disebut sapi sragen. Dia mengatakan, sapi PO ini juga dikembangkan di Grobogan dan Blora.

Selain itu, ada pula ada sapi jebres atau Jawa-Brebes. Sedangkan untuk kambing dikembangkan peranakan etawa dan kambing kejobong.

Untuk ternak domba, pihaknya mendorong pengembangan domba Wonosobo dan domba batur yang berasal dari Banjarnegara. Selanjutnya untuk sentra itik, dikatakannya, ada di beberapa daerah yaitu Tegal dan Magelang. Sedangkan untuk sentra ayam dipusatkan di Kedu.

Sementara itu, selain mendorong pengembangan bibit unggul, pihaknya juga menerapkan teknologi inseminasi buatan untuk sapi dan kambing. Dia mengatakan, inseminasi buatan atau kawin suntik ini mendorong populasi hewan ternak. Selain itu, menurut dia, hal itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi.

“Kalau hasil dari kawin alam kan biasa, dalam hal ini kami lebih mendorong untuk penerapan teknologi kawin suntik,” katanya. Terkait dengan inseminasi buatan ini, bidang peternakan Jateng menurut dia membutuhkan 500.000 dosis straw atau sperma beku setiap tahunnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan pekerjaan
PT. MIC Abadi Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…