logo PSIM (JIBI/Harian Jogja/dok) logo PSIM (JIBI/Harian Jogja/dok)
Jumat, 21 April 2017 03:40 WIB Jumali/JIBI/Harian Jogja Indonesia Share :

LIGA 2 2017
Panpel PSIM Jogja Cetak 18.500 Tiket

Jumlah lembar tiket tersebut dicetak sesuai dengan kapasitas maksimal stadion

Solopos.com, JOGJA—Panitia Pelaksana (Panpel) laga kandang PSIM Jogja memastikan mencetak 18.500 lembar tiket pada laga perdana di Grup 5 melawan Martapura FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (23/4/2017) mendatang.

Baca juga : PSIM JOGJA : Aklimatisasi di Stadion Sultan Agung Menjelang Lawan Martapura FC

Jumlah lembar tiket tersebut dicetak sesuai dengan kapasitas maksimal sebanyak 20.000 penonton untuk stadion yang juga kandang Persiba Bantul tersebut. “Harapannya, para penggemar sepak bola datang dan memenuhi stadion pada laga perdana kali ini,” kata Ketua Panpel PSIM, Brustam Iswanto, di Wisma PSIM, Kamis (20/4/2017).

Disinggung mengenai izin pertandingan, Brustam mengungkapkan manajemen PSIM telah mendapatkan surat rekomendasi dari Polres Bantul. Rencananya, surat rekomendasi tersebut dilampirkan saat mengajukan perizinan ke Polda DIY.

Dari segi persiapan tim, pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto, mengatakan skuatnya telah siap menghadapi laga perdana melawan Martapura FC. Selain berpesan kepada para pemain untuk tampil lepas pada laga perdana, pelatih asal Magelang, Jawa Tengah ini juga telah melihat rekaman pertandingan dari Martapura FC.

“Sudah siapkan semua. Termasuk kemungkinan mereka [Martapura] mengoptimalkan pemain sayap dan lini kedua mereka. Sejauh ini anak-anak sudah siap dan semoga saja mereka mampu tampil optimal dan tidak over confidence,” ucapnya.

lowongan kerja
lowongan kerja PT. BPR CENTRAL INTERNATIONAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…