Salah seorang pekerja bangunan yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja dalm proyek pembangunan Harris & Pop! Hotel, Laweyan, Solo, dibawa ke RS Panti Waluya Solo, Jumat (21/4/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) Salah seorang pekerja bangunan yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja dalm proyek pembangunan Harris & Pop! Hotel, Laweyan, Solo, dibawa ke RS Panti Waluya Solo, Jumat (21/4/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Jumat, 21 April 2017 12:22 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

Gondola Terjatuh, 3 Pekerja Proyek Harris & Pop! Hotel Solo Tewas

Gondola proyek pembangunan Harris & Pop! Hotel Solo terjatuh dari lantai ketujuh.

Solopos.com, SOLO — Tiga pekerja proyek pembangunan Harris & Pop! Hotel di Jl. Slamet Riyadi, Kampung Brengosan, Purwosari, Laweyan, Solo, tewas setelah gondola yang mereka tumpangi terjatuh dari lantai ketujuh, Jumat (21/4/2017).

Ketiga pekerja tersebut yakni Alfa Kristanto, 27, warga Kampung Losari, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo; Suyatno, 35, warga Kampung Randusari RT 004/ RW 030, Mojosongo, Jebres, Solo; dan Wahyudi, 40, warga Weru, Sukoharjo.

Informasi dihimpun Solopos.com, kejadian tersebut terjadi pukul 08.55 WIB bermula saat ketiga pekerja bangunan las dan cat naik ke lantai sepuluh dengan membawa alat las. Baru sampai ke lantai ketujuh, tali gondola terputus dan terjun ke lantai bawah.

Korban Suyanto sempat loncat ke lantai tujuh saat mengetahui gondola putus. Namun, usahanya tidak berhasil sesuai harapan. Suyanto ditemukan tak bernyawa di lantai tujuh. Sementara korban Alfa dan Wahyudi ditemukan tewas di lantai bawah.

Kapolsek Laweyan Kompol Santoso mewakili Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ketiga korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Panti Waluya, Jajar, Laweyan, Solo. Dia menyatakan kejadian ini murni akibat kecelakaan kerja.

“Kami masih menyelidiki penyebab kejadian kecelakaan kerja di Hotel Harris & Pop! Purwosari,” kata dia.

Sementara itu, salah seorang pekerja Harris & Pop! Hotel yang enggan disebutkan namanya mengatakan kasus ini ditangani polisi. “Keterangan soal kejadian ini silahkan ke polisi,” kata dia.

lowongan kerja
lowongan kerja Cahaya Fortuna Sejati, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…