Sampah menumpuk di trotoar di tepi Jl. Diponegoro, Kota Salatiga, Jateng. (Facebook.com-Ajik Raja Ngorox) Sampah menumpuk di trotoar di tepi Jl. Diponegoro, Kota Salatiga, Jateng. (Facebook.com-Ajik Raja Ngorox)
Senin, 17 April 2017 05:50 WIB Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KEBERSIHAN SALATIGA
Makin Menumpuk, Trtotoar Jl. Diponegoro Seakan Jadi TPS

Kebersihan di Kota Salatiga masih perlu diperhatikan dengan menumpuknya sampah di trotoar tepi Jl. Diponegoro.

Solopos.com, SALATIGA – Trotoar di tepi Jl. Diponegoro, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) seakan menjadi tempat pembuangan sampah (TPS) karena menumpuknya sampah dalam jumlah yang cukup banyak. Masalah kebersihan di Salatiga itu pun menjadi sorotan khalayak pengguna Internet (netizen) yang tergabung dalam grup Facebook Kabar Salatiga.

Pengguna akun Facebook Ajik Raja Ngorox mengunggah foto troroar di tepi Jl. Diponegoro yang dipenuhi sampah ke dinding grup Facebook tersebut, Sabtu (15/4/2017). Dalam keterangan foto, ia mengibaratkan trotoar tersebut sebagai TPS karena jumlah sampah yang terus menumpuk. “Umbulke yo lur TPS baru Jalan Diponegoro Salatiga. Tambah numpuk lur,” tulisnya pada keterangan foto.

Netizen member grup Facebook Kabar Salatiga lantas ramai-ramai mencibir para pembuang sampah di trotoar Jl. Diponegoro. “Wong e utek e podo karo sampah e kui [Para pembuang sampah sembarangan memiliki otak yang sama dengan sampah],” tulis pengguna akun Facebook Dionisius Wirjooetomo Widjoyo.

“Mungkin yang buang sampah di situ ndak pernah scolah x,” timpal pengguna akun Facebook Hendri Susan Putra.

Selain mencibir para pembuang sampah di trotoar Jl. Dinponegoro, netizen juga menyalahkan para petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan Kota Salatiga yang seakan tak menggubris kebersihan di salah satu kawasan di Kota Salatiga itu. “Ketoke kono bendino ono tukang resik2 ik? Lha trus bendino ki resik2 opo [Sepertinya setiap hari ada petugas kebersihan yang membersihkan kawasan tersebut, lantas mereka memberisihkan apa?],” tulis pengguna akun Facebook Dwiky Rizal Saputra.

Netizen member grup Facebook Kabar Salatiga lantas ingin membuat foto yang memuat masalah kebersihan di Kota Salatiga itu menjadi viral di media sosial. Mereka berharap setelah foto tersebut menjadi viral, para pembuang sampah di trotoar tersebut dapat menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan dan pihak Dinas Kebersihan Kota Salatiga dapat lebih memperhatikan masalah sampah di Kota Salatiga.

 

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…