Perawatan sistem rem dan sistem pendingin ruangan kereta api di Depo Kereta Poncol, Semarang, Senin (6/7/2015). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Perawatan sistem rem dan sistem pendingin ruangan kereta api di Depo Kereta Poncol, Semarang, Senin (6/7/2015). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Rabu, 12 April 2017 07:00 WIB Yudi Supriyanto/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

Sebagian Tiket KA Ludes Jelang Libur Panjang, 6 Kereta Tambahan Dioperasikan

Sebagian tiket KA ludes terjual jelang libur panjang dan membuat PT KAI mengeluarkan KA tambahan.

Solopos.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah enam perjalanan kereta api tambahan dari Daerah Operasi 1 Jakarta guna mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang libur panjang akhir pekan ini. Pasalnya, tiket KA untuk beberapa jurusan sudah habis terjual.

Senior Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta Suprapto mengatakan, enam perjalanan KA tambahan tersebut terdiri dari 2 kereta api relasi Gambir–Bandung yang akan dioperasikan pada Jumat (14/4/2017), Sabtu (22/4/2017), dan Selasa (25/4/2017).

Kemudian untuk dua KA tambahan lainnya, PT KAI menyediakan relasi Gambir–Solo yang akan berangkat pada Senin (17/4/2017). Adapun pada relasi Gambir–Solo keberangkatan Minggu (16/4/2017) dan relasi Gambir–Surabaya keberangkatan Kamis (13/4/2017) dan Sabtu (22/4/2017), PT KAI menyediakan masing-masing 1 kereta api tambahan.

“Total tempat duduk kereta api tambahan ini berjumlah 2.500 tempat duduk,” kata Suprapto, Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Dia mengatakan, perusahaan menyediakan enam perjalanan kereta api tambahan lantaran terjadi peningkatan penjualan tiket kereta api tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur sampai Selasa pukul 16.00 WIB. Sementara itu, beberapa tiket kereta api di tanggal-tanggal favorit, yakni pada 13 dan 14 April 2017, telah habis terjual.

Dia merinci, KA keberangkatan dari Stasiun Gambir dengan tingkat keterisian penumpang mencapai 100% pada Kamis (13/4/2017) antara lain KA Argo Anggrek Pagi dan Argo Anggrek Malam tujuan Stasiun Surabaya Pasarturi. Kemudian, KA Sembrani tujuan Surabaya Pasarturi, Bangunkarta tujuan Surabaya Gubeng, KA Bima dan Gajayana tujuan Malang, KA Argo Lawu dan Argo Dwipangga tujuan Solobalapan, KA Taksaka Pagi dan Malam tujuan Jogja.

Tidak hanya itu, KA lainnya yang tingkat keterisiannya mencapai 100% adalah KA Argo Sindoro dan Argo Muria tujuan Semarang Tawang, KA Argo Jati jurusan Cirebon, KA Argo Parahyangan tujuan Bandung, KA Cirebon Ekspres tujuan Cirebon, serta KA Purwojaya tujuan Cilacap.

Adapun KA-KA yang tiketnya telah habis terjual pada keberangkatan Jumat (14/4/2017) adalah KA Argo Anggrek Pagi tujuan Surabaya Pasarturi, KA Argo Dwipangga jurusan Solobalapan, KA Bima dan Gajayana tujuan Malang. Begitu pula KA Taksaka Pagi tujuan Jogja, KA Argo Muria jurusan Semarang Tawang, KA Argo Jati jurusan Cirebon, KA Argo Parahyangan tujuan Bandung, dan KA Bangunkarta tujuan Surabaya Gubeng.

“Tinggal beberapa KA seperti KA Tegal Bahari tujuan Tegal, KA Argo Anggrek Malam dan KA Sembrani tujuan Surabaya Pasar Turi, KA Argo Jati tujuan Cirebon dan Argo Parahyangan tujuan Bandung yang masih tersisa, itupun hanya rata-rata 15% saja,” katanya.

Dari Stasiun Pasarsenen, hampir seluruh kereta api keberangkatan 13 – 14 April 2017 memiliki tingkat okupansi mencapai 100%. “Tinggal beberapa KA seperti KA Progo, KA Bogowonto, dan KA Sawunggalih Malam yang tersedia untuk 13 April, sedangkan KA Menoreh, KA Tawang Jaya, KA Gumarang, dan KA Sawunggalih Pagi masih tiketnya untuk keberangkatan hari Jumat,” paparnya.

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…