Senin, 3 April 2017 18:32 WIB Travel Share :

Jembatan Ampera, Jembatan Megah dan Fenomenal di Palembang

Jembatan Ampera, Jembatan Megah dan Fenomenal di Palembang

Jembatan Ampera Palembang

Jembatan Ampera Palembang (sumber : Grivy.com)

Palembang merupakan kota yang tidak hanya menawarkan pesona wisata alam yang menarik tetapi juga wisata bersejarah yang dapat membantu kita menikmati warisan bersejarah perjalanan bangsa. Salah satu bangunan bersejarah yang hingga kini masih berdiri dengan kokoh dan megah di kota ini adalah Jembatan Ampera.

Jembatan Ampera merupakan jembatan yang telah resmi berdiri sejak tahun 1965. Jembatan ini membentang dengan megah di atas Sungai Musi dengan lebar mencapai 22 meter dan tinggi 63 meter. Jembatan ini bahkan pernah menjadi jembatan terpanjang di Asia Tenggara pada tahun peresmiannya.

Jembatan Ampera bukanlah jembatan biasa. Jembatan ini memiliki keunikan yaitu bagian tengah jembatan dapat dinaik-turunkan. Jembatan Ampera dirancang demikian agar kapal-kapal besar dan tinggi dapat melintas di Sungai Musi.

Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, proses menaikkan atau menurunkan jembatan ini dianggap mengganggu aktivitas transportasi di atas jembatan sehingga saat ini tidak pernah lagi dinaikkan maupun diturunkan. Proses penghentian kegiatan menaikkan atau menurunkan jembatan ini sudah dimulai pada tahun 1970.

Dulunya di kedua menara jembatan ini terdapat dua bandul besar seberat 500 ton, tetapi sejak tahun 1990 kedua bandul raksasa ini diturunkan agar tidak berisiko jatuh dan mencederai pengunjung yang melintas.

Jembatan yang awalnya bernama Jembatan Bung Karno ini telah mengalami pergantian warna selama beberapa kali. Pada awal pembangunan, jembatan Ampera ini berwarna abu-abu. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1992 warna jembatan ini diubah menjadi Kuning. Kemudian pada tahun 2002 warna jembatan ini diubah menjadi merah hingga saat ini.

Wisata di Dekat Jembatan Ampera

Selain menyaksikan keindahan Jembatan Ampera dan Sungai Musi yang panjang membentang, ada juga beberapa tempat menarik di dekat jembatan ini. Pertama, jika Anda ingin berbelanja oleh-oleh maupun keperluan pribadi, datang saja ke Pasar 16 Ilir. Pasar ini dekat dengan Jembatan Ampera sehingga Anda bisa ke sana dengan berjalan kaki.

Kalau lelah berjalan-jalan di pasar, Anda bisa duduk-duduk santai di taman yang ada di tepi Sungai Musi. Sembari duduk beristirahat, Anda bisa menyaksikan kemegahan Jembatan Ampera dan kesibukan Kota Palembang. Bahkan, di bawah Jembatan Ampera juga ada beragam permainan anak-anak yang disewakan dengan harga murah. Hanya dengan Rp10.000,00 Anda bisa menyenangkan anak-anak dengan menaiki mobil-mobilan listrik.

Untuk menikmati keindahan Jembatan Ampera dan aneka wisata lainnya di Palembang, Anda bisa menginap selama beberapa hari di kota ini. Ada banyak hotel murah yang bisa Anda pesan melalui Airy Rooms. Dengan jaringan hotel ini, Anda dapat dengan mudah mencari hotel murah di Palembang yang fasilitasnya lengkap.

Anda akan mendapatkan kamar yang bersih dan nyaman, dilengkapi AC, dan televisi layar datar. Di setiap kamar juga disediakan air mineral gratis, perlengkapan mandi, dan shower air hangat. Tidak ketinggalan, ada juga wifi gratis, sehingga Anda dapat berselancar di dunia maya dengan mudah tanpa harus mengeluarkan biaya atau menghabiskan kuota. Jaringan hotel terbesar di Indonesia ini kualitas pelayanannya tidak perlu diragukan lagi.

airy rooms 4

Untuk melakukan booking hotel juga sangat mudah. Anda bisa memesannya melalui website maupun melalui aplikasi ponsel. Mengenai pembayaran, Anda bisa menggunakan fitur transfer antar bank maupun menggunakan kartu kredit.

Demikian ulasan mengenai Jembatan Ampera yang berdiri megah di kota Palembang. Semoga bermanfaat.

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…