Ilustrasi (Dok/JIBI/Solopos)
Kamis, 30 Maret 2017 12:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

LEBARAN 2017
Tiket KA Mudik Tujuan Madiun Ludes, PT KAI Siapkan Kereta Tambahan

Lebaran 2017, tiket KA untuk mudik jurusan Madiun telah habis terjual.

Madiunpos, MADIUN — PT Kereta Api Indonesia (KAI) diperkirakan akan mengoperasikan lima kereta api (KA) tambahan yang melintas di wilayah Daops Madiun untuk angkutan Lebaran nanti. Namun saat ini PT KAI belum membuka layanan penjualan tiketnya.

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) 7 Madiun Supriyanto di Madiun, Rabu (29/3/2017), mengatakan sesuai rencana, penjualan tiket KA tambahan Lebaran akan dibuka pada H-60 dari tanggal keberangkatan atau sekitar 15 Juni mendatang.

Sementara itu, tiket KA Lebaran Tahun 2017 dari Jakarta dan Bandung jurusan Madiun telah habis terjual seiring tingginya minat masyarakat menggunakan moda trasportasi massal tersebut.

Supriyanto menambahkan berdasarkan pantauan jadwal pemesanan tiket secara online, tiket jurusan Madiun untuk pemberangkatan H-6 hingga H-2 Lebaran telah habis terjual. “Untuk tiket Lebaran tahun ini jurusan Madiun dan sekitarnya mulai H-6 hingga H2 sudah habis atau 100 persen terjual,” ujar dia.

Menurut dia, tiket KA Lebaran jurusan Madiun yang masih tersisa adalah H-10 hingga H-7, yakni sekitar 50 persen. Supriyanto menyebut posisi penjualan tiket Lebaran cepat sekali berubah, karena saat ini calon penumpang telah dapat memesan tiket tidak hanya di stasiun, namun juga di gerai-gerai yang telah bekerja sama dengan PT KAI.

“Selain itu, pemesanan tiket juga dapat dilakukan secara online dengan mengakses KAI Access 121,” kata dia.

Sementara, untuk penjualan tiket kereta api dari Madiun jurusan kota besar atau arus balik terpantau masih tergolong sepi.

“Kalau penjualan di Madiun, masih sepi sejak dibuka tanggal 17 Maret. Hal itu karena masih pra-Lebaran,” kata Supriyanto.

Dia membeberkan wilayah Madiun dan sekitarnya merupakan kota tujuan mudik sehingga diprediksi penjualan tiket arus balik akan ramai saat mendekati Bulan Puasa mendatang.

 

 

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…