Personel tim SAR memberikan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) kepada beberapa pengurus BUM Desa Sendang Pinilih di objek wisata Puncak Joglo, Desa Sendang, Wonogiri, Minggu (19/3/2017). (Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos) Personel tim SAR memberikan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) kepada beberapa pengurus BUM Desa Sendang Pinilih di objek wisata Puncak Joglo, Desa Sendang, Wonogiri, Minggu (19/3/2017). (Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos)
Selasa, 21 Maret 2017 01:30 WIB Danur Lambang P/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

HUT Ke-12, SAR Wonogiri Bersih-Bersih Puncak Joglo

Tim SAR Wonogiri merayakan ulang tahun.

Solopos.com, WONOGIRI — Puluhan orang berkaos oranye dengan giat mencabuti gulma di sekitar objek wisata Puncak Joglo, Desa Sendang, Wonogiri, Minggu (19/3/2017).

Berbekal perkakas pertanian seperti arit dan cangkul mereka pergunakan untuk mempercepat pencabutan gulma. Peluh menetes deras di wajah mereka karena terpapar sinar matahari yang sedang terik-teriknya kala itu. Namun hal tersebut tak menyurutkan semangat mereka.

Sesekali, satu-dua personel tim search and rescue (SAR) Wonogiri itu mendapati sampah plastik dan kertas. Sampah-sampah tersebut mereka pungut kemudian dimasukkan ke dalam kantung plastik besar berwarna hitam atau trash bag. Naik turun bukit Puncak Joglo mereka lakoni demi menghasilkan santapan mata yang bersih di kawasan tersebut.

Kene, sampahe dikumpulne kene. [Sini, sampahnya dikumpulkan di sini],” teriak salah satu dari mereka. Personel yang membawa trash bag menuruti komando rekannya tersebut dan menaruh kantung penuh sampah itu ke tempat yang telah disediakan.

Pelatihan

Selepas itu, mereka menancapkan beberapa papan bertuliskan imbauan untuk menjaga kebersihan di sekitar objek wisata itu. Tak lupa, di dekat papan tersebut mereka taruh tempat sampah agar para pengunjung tahu tempat yang tepat untuk membuang sampah mereka.

Tak cukup sampai di situ, mereka memberikan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) kepada beberapa pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Sendang Pinilih. Dengan saksama, para pengurus BUM Desa Sendang Pinilih memerhatikan gerakan-gerakan yang diperagakan oleh personel SAR Wonogiri.

Kegiatan tersebut merupakan serangkaian acara untuk menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-12 Tim SAR Wonogiri yang jatuh setiap 24 Maret. Ketua Divisi Operasi Tim SAR Wonogiri, Ashari Mursito Wisnu, mengatakan pada peringatan HUT kali ini, Tim SAR Wonogiri ingin memberikan sesuatu yang berbeda.

“Saat peringatan HUT, biasanya kami menanam pohon di beberapa lokasi. Namun dalam perayaan kali ini, kami bekerja bakti di salah satu objek wisata yang dikelola desa setempat. Selain itu kami juga memberikan pelatihan P3K kepada pengurus BUM Desa Sendang Pinilih karena akses jalan menuju ke sini sering terjadi kecelakaan,” papar dia saat berbincang dengan Solopos.com, Minggu.

Sementara Ketua Tim Sar Wonogiri, Warseno, mengatakan latar belakang dipilihnya Puncak Joglo sebagai tempat kerja bakti tak lepas dari apresiasi mereka kepada desa yang mau mengelola tempat wisata.

“Selain itu, kerja bakti ini dimaksudkan untuk mempersiapkan Bukit Joglo sebagai tempat terselenggaranya perlombaan paralayang tingkat nasional pada 13-17 September mendatang,” kata dia.

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Membumikan Politik Profetik

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (17/7/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id.  Solopos.com, SOLO–Saya tidak bermaksud berutopia bila dalam esai ini mewacanakan kembali politik profetik. Dalam ranah wacana, politik profetik…