Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta No 3 Sandiaga Uno beserta keluarga berpose di TPS 1, Jalan Daha IV, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (15/2/2017).(JIBI/Solopos/Antara/Aprillio Akbar) Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta No 3 Sandiaga Uno beserta keluarga berpose di TPS 1, Jalan Daha IV, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (15/2/2017).(JIBI/Solopos/Antara/Aprillio Akbar)
Senin, 20 Maret 2017 14:31 WIB Juli E.R. Manalu/JIBI/Bisnis Hukum Share :

Besok, Polda Metro Jaya Panggil Sandiaga Uno

Polda Metro Jaya akan memanggil Sandiaga Uno terkait laporan tentang dirinya.

Solopos.com, JAKARTA — Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya melayangkan surat panggilan kepada Sandiaga Uno. Surat pemanggilan ini terkait dugaan tindak pidana penggelapan yang dilaporkan oleh Fransiska Kumalawati selaku kuasa dari Djoni Hidayat.

Dalam surat panggilan tersebut, Sandiaga–yang saat ini menjadi salah satu calon Wakil Gubernur DKI Jakarta–diminta untuk hadir pada Selasa (21/3/2017) besok. Pemanggilan ini pun dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol R. P. Argo Yuwono.

“Ya, infonya begitu. Saya belum cek lagi seperti apa pemanggilannya dari Krimum [Ditreskrimum],”kata Argo ketika dimintai konfirmasi terkait tujuan pemanggilan tersebut, Senin (20/3/2017).

Adapun berdasarkan surat panggilan yang dilayangkan oleh pihak kepolisian tertulis bahwa tujuan pemanggilan tersebut adalah untuk melakukan klarifikasi.

Sementara itu, pengacara Sandiaga Uno, Yupen Hadi, juga membenarkan perihal pemanggilan tesebut. Namun, pihaknya masih akan melakukan koordinasi terkait kehadiran Sandiaga.

“Iya infonya begitu. Saya baru terima suratnya tadi pagi. Saya belum koordinasi dengan Mas Sandi seperti apa. Saya pun belum tahu dia sudah baca atau belum karena suratnya baru saya baca,” jelasnya.

Menurut Yupen, Sandi perlu menyesuaikan jadwal menghadiri pemanggilan tersebut dengan program kampanye yang telah disusun. Dia juga menjelaskan bahwa sejauh ini dirinya dan tim hanya mengurus kegiatan advokasi terkait status Sandiaga sebagai calon wakil gubernur. Untuk itu, pihaknya akan melakukan koordinasi lebih jauh terkait kasus ini karena menyangkut masalah personal Sandiaga.

Sebelumnya, Sandiaga Uni dilaporkan pada Rabu (8/3/2017) dengan nomor bukti lapor TBL/1151/III/2017/PMJ/Dit. Reskrimum terkait dugaan penggelapan saat melakukan penjualan sebidang tanah di Jl. Raya Curug, Tangerang Selatan.

WALK IN INTERVIEW, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…