Suasana sosialisasi safety riding atau keselamatan berkendara di Balai Desa Pasekan, Desa Pasekan Kecamatan Eromoko, Wonogiri, Kamis (16/3/2017). (JIBI/Solopos/Istimewa) Suasana sosialisasi safety riding atau keselamatan berkendara di Balai Desa Pasekan, Desa Pasekan Kecamatan Eromoko, Wonogiri, Kamis (16/3/2017). (JIBI/Solopos/Istimewa)
Sabtu, 18 Maret 2017 03:00 WIB Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

Ibu-Ibu PKK Wonogiri Diajari Cara Aman Berkendara Sepeda Motor

Honda Central Sakti menyosialisasikan safety riding.

Solopos.com, WONOGIRI — Honda Central Sakti Motor kembali memberikan sosialisasi safety riding atau keselamatan berkendara. Kali ini diler yang menjual sepeda motor merk Honda tersebut memberikan sosialisasi kepada anggota Tim Penggerak (TP) Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Wonogiri.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Pasekan, Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Wonogiri, Kamis (16/3/2017). Sebanyak 100 anggota TP PKK Desa Pasekan mengikuti kegiatan tersebut. Instruktur Honda Safety Riding, Febri Hari Setyawan, mengatakan tingginya angka kecelakaan di jalan disebabkan minimnya pengetahuan keselamatan berkendara.

“Kami menyasar para ibu rumah tangga, khususnya ibu rumah tangga yang tergabung dalam TP PKK Desa Pasekan, karena mereka mempunyai pengaruh untuk menularkan ilmunya kepada keluarganya. Sebuah informasi dituturkan melalui salah satu anggota keluarga dapat memengaruhi anggota keluarga yang lain,” ujar dia dalam siaran yang diterima Solopos.com, Jumat (17/3/2017).

Dia berharap ibu rumah tangga yang mengikuti sosialisasi tersebut dapat menularkan ilmunya kepada anggota keluarganya. Keluarga merupakan tingkatan paling dasar untuk menyadarkan setiap individu dalam menyadari pentingnya keselamatan berkendara di jalan. Sehingga langkah menyadarkan ibu rumah tangga mengenai pentingnya keselamatan berkendara dinilai efektif.

Dalam sosialisasi tersebut, Febri juga memberitahu langkah safety check atau pengecekan keamanan kendaraan sebelum digunakan untuk berkendara. Pengecekan keamanan kendaraan sebelum berkendara dapat meminimalkan gangguan sepeda motor saat berkendara di jalan.

Sementara itu Camat Eromoko, Danang Erwanto, mendorong warga Kecamatan Eromoko, khususnya warga Desa Pasekan, untuk mengutamakan keselamatan saat berkendara. Dia berharap warga Kecamatan Eromoko untuk menaati peraturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan berkendara yang aman.

Kolom

GAGASAN
Aglomerasi Industri Manufaktur di Sukoharjo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (25/01/2018). Esai ini karya Tri Karjono, anggota staf ahli Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah karjono@bps.go.id. Solopos.com, SOLO–Aglomerasi industri manufaktur pada suatu wilayah akan memberi dampak yang signifikan terhadap…