Jemaah haji keluar Arafah, Sabtu (4/10/2014). (JIBI/Solopos/Reuters/Muhammad Hamed)
Kamis, 16 Maret 2017 03:00 WIB M Ismail/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

HAJI 2017
Kuota Haji Kota Solo 600 Calhaj

Kuota haji 2017 untuk Kota Solo bertambah.

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tahun ini mendapatkan kuota sebanyak 600 calon haji (Calhaj). Jumlah tersebut bertambah sebanyak 23 calhaj dibandingkan tahun lalu yakni sebanyak 577 calhaj.

Kasi Penyelengaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Solo Rosyid Ali Safitri, mengatakan Kemenag Provinsi sudah memberitahu kepada Kemeng Solo terkait kuota calhaj tahun ini. Pemkot Solo tahun ini hanya menampatkan tambahan kuota sebanyak 23 calhaj.

“Kami sudah menginformasikan tambahan kuota tahun ini kepada calhaj yang berangkat tahun ini,” ujar Rosyid kepada Solopos.com di ruang kerjanya, Selasa (14/3/2017).

Menurut Rosyid, sebanyak 600 calhaj tahun ini diperkirakan akan diberangkatkan sekitar Agustus di Asrama Haji Donohudan, Boyolali untuk diberangkatkan dari Bandara Adi Soemarmo, Boyolali. Calhaj asal Solo akan dibagi menjadi dua kloter seperti tahun lalu.

“Waktu pelaksanaan keberangkatan calhaj tinggal empat bulan lagi. Kami akan mengumpulkan semua calhaj tanggal 18 Maret untuk diberikan sosialisasi tentang administratif,” kata dia.

Kemenag Solo, lanjut dia, tahun ini sudah mulai mempersiapkan keberangktan calhaj dengan mencetak 400 paspor haji. Sementara sisanya sebanyak 200 paspor masih dalam proses pembuatan di Kantor Imigrasi Surakarta. “Kami memperkirakan sebanyak 200 paspor calhaj akan jadi bulan depan. Setelah paspor selesai calhaj tinggal melunasi biaya haji tahun ini senilai Rp35 juta,” ujar dia.

Ia mengatakan batas terakhir pelunasan biaya haji pada bulan Mei. Sementara pemberangkatan haji kloter pertama dari Embarkasi Solo pada tanggal 27 Juli. Calhaj haji sebelum berangkat akan diberikan vaksin meningitis dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo.

“Kami mendata calhaj yang akan berangkat tahun ini yang memiliki resiko tinggi sekitar 1 persen. Calhaj yang memiliki beresiko tinggi usianya diatas 75 tahun,” kata dia.

Sementara itu, Calhaj Asal Banjarsari, Puji Astuti, mengaku senang dengan adanya penambahan kuota haji tahun ini. Penambahan kuota haji dari pusat akan mengurangi daftar tunggu haji di tingkat daerah.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…