Minggu, 5 Maret 2017 18:22 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PILKADA JOGJA
Dana Kampanye Imam Rp512 Juta, Haryadi Rp542 Juta

Pilkada Jogja, tiap paslon memberikan laporan keuangan selama kampanye.

Solopos.com, JOGJA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja sudah mengumumkan laporan akhir penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK) kedua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Jogja periode 2017-2022.

Dalam laporan tersebut, pasangan calon nomor 1 Imam Priyono-Achmad Fadli menghabiskan dana sebesar Rp508.198.050 selama masa kampanye pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) Jogja 22 Oktober 2016-11 Februari 2017. Pengeluaran terbesar adalah kampanye pertemuan tatap muka dengan warga sebesar Rp375.600.000, kemudian pembuatan desaian alat kampanye Rp132.598.050, dan pertemuan terbatas Rp4.000.000.

Sumber dana berasal dari sumbangan Imam-Fadli Rp532.198.050 dan sumbangan kelompok 12.023.000. Pasangan calon yang didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Nasdem, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini masih memiliki sisa dana kampanye Rp12.035.051.

Sementara itu, pasangan calon nomor 2 Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi menghabiskan Rp542.273.010. Di antaranya digunakan untuk kamanye pertemuan terbatas Rp105.765.000, pertemuan tatap muka Rp148.340.250, penyebaran bahan kampanye Rp198.164.000, dan rapat umum Rp34.632.300.

Dana kampanye Haryadi-Heroe berasal dari pasangan calon Rp560.300.000 dan kas bendahara Rp18.900.000. Sisa saldo paslon yang diusung Partai Golkar, Gerindra, PKS, PAN, dan PPP ini masih memiliki saldo akhir Rp38.656.990.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…