Ratusan orang mendatangi kantor Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Jalan Suryopranoto, Gunungketur, Pakualaman, Sabtu (18/2/2017) siang ini. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) Ratusan orang mendatangi kantor Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Jalan Suryopranoto, Gunungketur, Pakualaman, Sabtu (18/2/2017) siang ini. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 25 Februari 2017 13:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PILKADA JOGJA
Dugaan Penganiayaan Simpatisan Partai, Polisi Periksa 5 Saksi

Pilkada Jogja, kasus kekerasan yang terjadi pada Rabu lalu diperiksa

Solopos.com, JOGJA — Kepolisian Resort Kota Jogja telah memeriksa lima orang saksi dalam kasus dugaan penganiayaan simpatisan sekaligus relawan salah satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Jogja. Namun, dari lima saksi belum ada yang ditetapkan menjadi tersangka.

“Masih kami periksa intensif, kami gali keterangannya,” kata Kepala Polresta Jogja, Komisaris Besar Polisi, Tommy Wibisono, Sabtu (25/2/2017).

Sampai kemrin, penyidik Polresta Jogja masih terus mendalami kasus tersebut. Menurut Tommy, dugaan penganiayaan itu tidak ada hubungannya dengan pemilihan wa kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) Jogja. Antara korban dan pelaku, kata dia, memiliki persoalan pribadi.

“Itu persoalan antarkawan. Mereka punya persoalan diluar kebetulan ketemunya depan KPU Kota,” ujar Tommy.

Korban dugaan penganiayaan tersebut adalah Daniel Sepnas, 30, 30, Danurejan. Ia merupakan relawan pasangan calon Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi. Penganiayaan terjadi Rabu (22/2/2017) siang, saat terjadi aksi unjuk rasa para pendukung pasangan calon Imam Priyono-Achamd Fadli di dean kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja, Jalan Magelang KM 4, Tegalrejo.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…