Hasil Pilkada 2017 di Kota Salatiga versi Kpu.go.id. (Pilkada2017.kpu.go.id/hasil) Hasil Pilkada 2017 di Kota Salatiga versi Kpu.go.id. (Pilkada2017.kpu.go.id/hasil)
Jumat, 17 Februari 2017 21:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA SALATIGA
Rekapitulasi PPK dan Website KPU Selisih 100 Suara!

Pilkada Salatiga diwarnai perbedaan angka rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kecamatan dengan yang diumumkan di website KPU.

Logo Ganesa, maskot Pilkada Kota Salatiga 2017. (kpu-salatiga.go.id)

Logo Ganesa, maskot Pilkada Kota Salatiga 2017. (kpu-salatiga.go.id)

Solopos.com, SEMARANG – Rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada 2017 yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kota Salatiga, Kamis (16/2/2017), ternyata berbeda dengan yang diumumkan di website KPU, Jumat (17/2/2017).

Dalam website di pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t2/kota_salatiga, yang dipantau Solopos.com, Jumat , suara yang diperoleh pasangan calon nomor 2, Yuliyanto-Muh Haris, adalah 53.152 suara atau bertambah 100 suara dari rekapitulasi hasil penghitungan tingkat kecamatan yang diperoleh Solopos.com, Kamis petang, yakni 53.052 suara.

Selisih 100 suara itu berasal dari perbedaan rekapitulasi hasil penghitungan surat suara PPK Sidorejo dengan yang tercantum di website KPU yang didasarkan pada form C1. Data yang diperoleh Solopos.com, Kamis petang, berdasar form DA1-KWK Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara dari Setiap Kelurahan.

Dalam website KPU itu dicantumkan suara yang diperoleh pasangan Yaris adalah 15.544 suara. Sementara, data dari rekapitulasi hasil penghitungan suara dari setiap kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Kecamatan Sidorejo menyebutkan Yaris memperoleh 15.444 suara.

Sementara itu, untuk surat suara yang diperoleh pasangan calon nomor 1 Pilkada Salatiga, Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudal), tak mengalami perubahan antara data yang diperoleh Semarangpos.com dari form DA1 plano dengan yang tertera pada website KPU, yakni 52.060 suara.

Capture hasil Pilkada 2017 di Kecamatan Sidomukti dan Sidorejo, Kota Salatiga yang tercantum di website resmi KPU. (Pilkada2017.kpu.go.id/hasil)

Capture hasil Pilkada 2017 di Kecamatan Sidomukti dan Sidorejo, Kota Salatiga yang tercantum di website resmi KPU. (Pilkada2017.kpu.go.id/hasil)

Hasil rekapitulasi penghitungan surat suara di Kecamatan Sidorejo. (Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

Hasil rekapitulasi hasil penghitungan surat suara di Kecamatan Sidorejo. (Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

Ketua KPU Kota Salatiga, Putnawati, bersikukuh bahwa hasil yang tertera di website KPU itu sudah benar. Namun, hasil itu tidak bisa dijadikan patokan karena bersifat sementara. “Yang tertulis itu hasil rekapitulasi berdasarkan form C1 yang kami terima dari tiap kecamatan. Tidak ada kesalahan. Kalau berbeda, mungkin bisa. Tapi, hasil pastinya nanti setelah dilakukan rekapitulasi tingkat kota sekitar pekan depan,” ujar Putnawati saat dihubungi Semarangpos.com, Jumat malam.

Jika dilihat dari hasil penghitungan suara yang ditulis KPU dalam website-nya, memang terdapat perbedaan yang cukup mencolok dengan yang tercantum pada form DA1-KWK Kecamatan Sidorejo yang didokumentasikan Semarangpos.com. Di website KPU itu, jumlah surat suara yang masuk dari pengguna hak pilih di Kecamatan Sidorejo mencapai 30.327. Sementara, yang tertulis di data hasil rekapitulasi yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sidorejo, jumlah surat suara sah mencapai 30.326.

Sedangkan, surat suara sah yang tercantum di website KPU adalah 28.910 atau berbeda 318 surat suara dari yang tertulis di data hasil rekapitulasi di Sidorejo, yakni 29.228 surat suara. Sementara itu jumlah surat suara yang tidak sah atau rusak di website KPU adalah 1.082 atau lebih sedikit 16 surat suara daripada hasil rekapitulasi PPK Sidorejo. Jumlah surat suara yang masuk di PPK Sidorejo adalah 29.992 atau tidak sesuai dengan jumlah surat suara atau pengguna hak pilih yang disebutkan di website KPU.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan kerja
lowongan kerja SAHABAT UMROH, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…