Polisi dari Polsek Kangkung meminta keterangan atas penipuan yang menimpa Senirah, 55, warga RT 001/RW 004, Desa Gebanganom Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jateng, Kamis (16/2/2017). (Facebook.com-Agus Nurus Sofyan) Polisi dari Polsek Kangkung meminta keterangan atas penipuan yang menimpa Senirah, 55, warga RT 001/RW 004, Desa Gebanganom Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jateng, Kamis (16/2/2017). (Facebook.com-Agus Nurus Sofyan)
Jumat, 17 Februari 2017 22:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PENIPUAN KENDAL
Dihipnosis, Perhiasan Warga Kangkung Raib

Penipuan menyasar seorang wanita warga Kendal yang mengaku dihipnosis penjahat.

Solopos.com, KENDAL – Seorang wanita bernama Senirah, 55, warga RT 001/RW 004, Desa Gebanganom Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng) mengaku menjadi korban penipuan yang terjadi di rumahnya, Kamis (16/2/2017).

Senirah mengaku dihipnosis orang yang datang ke rumahnya sehingga kehilangan sejumlah perhiasan. Informasi itu dipaparkan pengguna akun Facebook Agus Nurus Sofyan yang mengaku sebagai tetangga Senirah di dinding pribadinya. Ia menjelaskan Senirah adalah seorang janda yang tinggal sendirian di rumah.

Saat nahas itu, Senirah yang memang selalu sendirian di rumah didatangi sejumlah orang tak dikenal yang menawarkan bantuan untuk memperbaiki rumahnya. Orang-orang itu meminta Senirah mendatangi kantor pemerintah kecamatan setempat untuk mengambil bantuan dana senilai Rp5 juta.

Senirah mengaku seperti orang bingung saat pergi ke kantor pemerintah kecamatan menuruti kemauan tetamunya. Momentum itulah yang dimanfaatkan pelaku penipuan untuk masuk ke dalam rumah Senirah dan menggondol sejumlah perhiasan.

Masih menurut Agus Nurus Sofyan, setiba di rumah, Senirah menyadari rumahnya telah diobrak-abrik dan sejumlah perhiasan miliknya raib. Agus Nurus Sofyan menjelaskan kasus penipuan di Kendal itu masih dalam penyelidikan aparat Polsek Kangkung. “Sekarang ditangani oleh Polsek Kangkung,” tulisnya.

Sementara itu, sejumlah netizen yang mengaku sebagai warga Desa Gebanganom Wetan memaparkan penipuan seperti di desa tersebut bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, Desa Gebanganom Wetan kerap disambangi penipu dengan berbagai modus operandi dan banyak warga yang telah menjadi korban.

Netizen pun meyarankan agar warga meningkatkan kewaspadaan dan keamanan agar tak terjadi lagi kasus penipuan di wilayah Kabupaten Kendal. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
dr. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…