Grille mobil Peugeot. (Caranddriver.com) Grille mobil Peugeot. (Caranddriver.com)
Kamis, 16 Februari 2017 14:45 WIB JIBI/Solopos.com/Newswire Roda 4 Share :

Gelontorkan Rp157 Miliar, Peugeot Beli Merek Mobil Legendaris India

Merek mobil Ambassador kerap dipromosikan di film-film India lawas.

Solopos.com, NEW DELHI — Perusahaan automotif asal Prancis, Peugeot, berencana membeli merek dagang Ambassador dengan nilai 800 juta rupee (Rp157 miliar). Ambassador adalah merek mobil bikinan Hindustan Motor yang sering muncul di film-fiml India lawas.

Produsen pembuat Ambasaro, Hindustan Motor, diketahui telah lama bangkrut. Kesulitan keuangan yang dihadapi perusahaan automotif tertua di India itu memaksa pemiliknya, CK Birla Group, untuk menjual Amabassador ke perusahaan automotif Prancis, Peugeot.

Menurut laporan Reuters, Rabu (16/2/2017), merek tersebut dijual dengan harga yang terbilang murah yakni 800 juta rupee atau sekira Rp157 miliar. Hindustan Motors menghentikan produksi Ambassador pada 2014 karena menurunnya permintaan. “Kami telah menjual dengan harga 800 juta rupee. Kami telah menghentikan produksi di pabrik sejak tiga tahun lalu. Sejak itu pabrik sudah ditutup,” demikian pernyataan Hindustan Motors.

Ambassador sudah bertahun-tahun digunakan oleh para pejabat dan tokoh di India. Mobil ini sangat dikenal dengan desainnya yang klasik. Namun sayang, Ambassador tidak bisa bersaing dengan kendaraan merek luar yang perlahan mulai namun pasti digemari masyarakat di sana.

Namun sampai saat ini Ambassador masih digunakan sebagai taksi untuk mengantar turis yang ingin bernostalgia. Ada pula politikus yang juga masih menggunakannya. Rupanya kerja sama Peugeot dengan CK Birla Group tak sebatas pada penjualan merek Ambassador.

Bulan lalu, Birla dan Peugeot menandatangani kerja sama untuk mendirikan dua perusahaan patungan. Selain itu keduanya akan membangun pabrik dengan kapasitas produksi 100.000 unit per tahun dan akan mulai beroperasi penuh pada 2020. Namun PSA Group, selaku pemilik merek Peugeot dan Citroen, belum menentukan model kendaraan apa yang akan diproduksi di India.

lowongan kerja
lowongan kerja NASMOCO SOLO BARU, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…