Motor listrik Honda EV Neo (Topspeed.com) Motor listrik Honda EV Neo (Topspeed.com)
Senin, 13 Februari 2017 06:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Roda 2 Share :

Motor Listrik Honda Tengah Dikembangkan

Motor listrik Honda masih perlu penyesuaian seperti yang dilakukan produsen lain.

Solopos.com, JAKARTA – PT. Astra Honda Motor (AHM) pernah melakukan uji coba berkendara sepeda motor listrik tahun 2016. Waktu itu muncul banyak spekulasi sepeda motor listrik EV Neo yang diujikan itu bakal segera dijual. Belum lama ini pengelola AHM angkat bicara mengenai erkembangan terbaru Skuter matik EV Neo.

Dilansir Okezone, Rabu (8/2/2017), Honda EV Neo dianggap sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia. Meski demikian, AHM sejauh ini belum memastikan segera merilis sepeda motor listrik tersebut. Executive Vice President Director AHM, Johannes Loman menegaskan skuter listrik itu masih dalam tahap pengembangan.  Loman menyebut sisi baterai sepeda motor tersebut masih dipelajari.

“Lagi di-development. Sama seperti semua industri dan brand, saya kira masih perlu waktu. Hal yang penting dari sepeda motor listrik itu baterai dengan jangkauan lebih jauh, kalau dicharge tidak butuh waktu lama, dan benar-benar aman,” jelas Loman seperti dikutip Okezone.

Loman juga menambahkan, para teknisi di Honda sedang memikirkan perihal suara sepeda motor listrik dan kecepatan. Sepeda motor listrik yang kerap tidak menghasilkan suara menjadi pesoalan tersendiri terkait keamanan.

“Kalau di suatu jalan ada yang satu lebih cepat ada yang lebih pelan dan sebagainya itu kan perlu dipikitkan supaya aman,” tegas Loman.

Sepeda motor Honda EV Neo sudah rilis di beberapa negara, seperti Jepang dan India. Sepeda motor listrik tersebut memiliki kecepatan maksimal 34 km/jam. Sepeda motor listrik yang dirancang hanya untuk satu penumpang itu mampu membawa beban tambahan seberat 30 kg.

 

 

Lowongan Pekerjaan
Dibutuhkan karyawan/karyawati bagian admin, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…