Motor sport yang dicetak printer 3D BIG M300. (Istimewa) Motor sport yang dicetak printer 3D BIG M300. (Istimewa)
Jumat, 3 Februari 2017 14:45 WIB JIBI/Solopos.com/Newswire Roda 2 Share :

Motor Sport Ini Adalah Hasil Printer 3D

Zortrax membuat motor sport yang dirakit dengan printer 3D.

Solopos.com, WARSAW — Produsen printer tiga dimensi (3D) asal Polandia, Zortrax, membuktikan kepiawaiannya dalam mendesain dan membuat sepeda motor sport. Motor full fairing itu dibuat menggunakan mesin BIG M300.

Seorang engineer Zortrax Michal Mosiej mengatakan, tidak mudah membuat sebuah sepeda motor menggunakan printer. Setiap bagian ada tantangan-tantangannya. Awalnya, para engineer membuat sepeda motor prototipe sesuai desain yang diinginkan.

Seluruh bagian sepeda motor itu lalu dipindai menggunakan mesin. “Hal pertama dilakukan adalah membuat model dasar. Selanjutnya, ada proses pemindaian tiga dimensi yang sangat kompleks,” papar Mosiej, seperti dikutip dari Visordown, Kamis (2/2/2017).

Bagian tersebut, lanjut dia, membutuhkan pengamatan yang detail, sehingga hasil dari pemindaian bisa sesuai dengan wujud asli kendaraan. Setelah itu bagian demi bagian sepeda motor dicetak menggunakan printer tiga dimensi.

Setelah dihaluskan dengan grinda, jadilah komponen-komponen yang kemudian disatukan ke sasis sepeda motor. “Bagian yang menarik adalah proses perakitan. Setiap komponen harus presisi saat dipasangkan ke sepeda motor,” ungkapnya.

Sepeda motor tampak apik dengan garis tegas di bodi, tangki bahan bakar, jok, hingga ke buntutnya. Lampu depan dan rem dibuat sipit untuk menimbulkan kesan motor futuristis. Secara umum desainnya tidak begitu berbeda jauh dengan motor sport yang dipasarkan saat ini.

Sayangnya tidak disebutkan spesifikasi mesin sepeda motor tersebut. Tampaknya Zortrax hanya ingin membuktikan bahwa sepeda motor bisa dibuat dengan waktu singkat menggunakan printer 3D.

lowongan kerja
lowongan kerja CV Graha Pustaka, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…