Warga Kampung Kandang Doro, Kestalan, Banjarsari, bergotong royong membangun IPAL komunal, Selasa (10/1/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) Warga Kampung Kandang Doro, Kestalan, Banjarsari, bergotong royong membangun IPAL komunal, Selasa (10/1/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Rabu, 11 Januari 2017 23:40 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

SANITASI LINGKUNGAN SOLO
Duh, Kali Pepe Tercemar Limbah Tinja

Sanitasi lingkungan Solo, Pemkot Solo membangun IPAL komunal di Kestalan karena Kali Pepe tercemar limbah tinja.

Solopos.com, SOLO — Aliran Kali Pepe tercemar limbah tinja dari warga di sekitarnya. Atas alasan itulah, warga membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal di Kampung Kandang Doro, Kestalan, Banjarsari.

Pembangunan IPAL komunal tersebut menelan dana senilai Rp291 juta. Kepala Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kandang Doro, Suroso, mengatakan dana pembangunan IPAL komunal senilai Rp291 juta tersebut berasa dari swadaya masyarakat Rp41 juta dan APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senilai Rp250 juta.

Dana dari APBN pencairannya tiga tahap yakni tahap I Rp40 juta, tahap II Rp105 juta, dan tahap III Rp105 juta. “Kami memulai pembangunan IPAL komunal pada 18 Desember setelah dana tahap I cair,” ujar Suroso saat ditemui Solopos.com di rumahnya, Selasa (10/1/2017).

Menurut Suroso, pembangunan IPAL komunal itu awalnya ditargetkan selesai 21 Desember 2016. Namun, karena terkendala pencairan dana tahap II dan III pembangunannya molor.

“Warga masih berusaha keras menyelesaikan pembangunan IPAL komunal agar bisa segera dimanfaatkan. Kami berharap pembangunan IPAL segera selesai tanggal 19 Februari,” kata dia.

Ia menjelaskan IPAL komunal di Kandang Doro dibangun karena warganya banyak yang membuang limbah tinja ke Kali Pepe. Warga membuang tinja ke sungai karena tak punya septic tank.

“Kami beberapa kali melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak membung tinja ke Kali Pepe. MCK [mandi, cuci, kakus] milik warga banyak yang langsung di arahkan ke sungai,” kata dia.

Suroso mengatakan IPAL komunal akan dimanfaatkan oleh 73 keluarga di RT 002 dan RT 003, RW 006. Ia mengakui sampai sejauh ini baru ada 40 keluarga yang sudah bersedia memanfaatkan IPAL.

“Kami tidak bisa memaksa warga memanfaatkan IPAL karena terkendala biaya. Warga yang ingin menyambungkan MCK ke IPAL biayanya ditanggung sendiri,” kata dia.

Sementara itu, salah seorang warga Juniana, mendukung pembangunan IPAL komunal itu agar Kali Pepe bersih. Warga selama ini sangat terganggu dengan banyaknya limbah tinja di Kali Pepe.

lowongan kerja
lowongan kerja PT. Kartini Teh Nasional, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…