Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Lucky Pransiska (kiri) bersama DIvisi Advokasi Robinsar Opak (kanan) menunjukkan barang bukti pencemaran nama baik profesi Pewarta Foto di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/1/2016). (JIBI/Solopos/Antara/M Agung Rajasa) Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Lucky Pransiska (kiri) bersama DIvisi Advokasi Robinsar Opak (kanan) menunjukkan barang bukti pencemaran nama baik profesi Pewarta Foto di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/1/2016). (JIBI/Solopos/Antara/M Agung Rajasa)
Rabu, 11 Januari 2017 19:13 WIB Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

Pewarta Foto Dituding Buzzer Ahok, PFI Polisikan Akun Eko Prasetia

Pewarta Foto Indonesia (PFI) mempolisikan akun Eko Prasetia yang menuding para wartawan foto sebagai buzzer Ahok.

Solopos.com, JAKARTA — Pewarta Foto Indonesia (PFI) melaporkan akun Facebook Eko Prasetia atas foto yang diunggah akun tersebut. Foto para wartawan/pewarta foto yang sedang dalam tugas peliputan sidang kasus dugaan penistaan agama tersebut diberi keterangan tertulis yang dinilai mengandung unsur fitnah.

“Tadi kita melaporkan akun Eko Prasetia, terkait pasal 310 dan 311 KUHP. Intinya, karena semalam kita menunggu permintaan maaf yang bersangkutan, tapi ternyata akunnya nonaktif. Hari ini teman-teman sepakat melaporkan,” kata Ketua PFI, Lucky Pransiska, dalam wawancara di Studio Kompas TV, Rabu (11/1/2017) sore, yang ditayangkan live televisi nasional tersebut.

Menurut Lucky, pemilik akun Eko Prasetia menghubungi dirinya melalui Facebook Messenger. Intinya, pemilik akun tersebut mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas unggahan itu. “Saya bilang, kalau meminta maaf bukan ke saya, tapi dia seharusnya mengklarifikasi foto itu,” kata Lucky.

Foto tersebut beredar pada 3 Januari 2017 lalu dan saat ini sudah dihapus dari akun Eko Prasetia. Berdasarkan screenshoot unggahan tersebut yang beredar di media sosial, unggahan tersebut sudah dibagikan (share) hingga 2.029 kali.

Lucky menduga ada akun lain yang lebih dulu menyebarkan foto tersebut sebelum akun Eko. Pasalnya, ada dua orang yang mengajaknya bertemu. “Ya kalau mau komunikasi ya enggak apa-apa. Tapi penyebaran terbesar dari akun Eko.”

Sebelumnya, dalam pernyataan sikap tertulis yang dipublikasikan di akun Twitter, PFI menyatakan meminta pemilik akin Facebook bernama Eko Prasetia meminta maaf. Selain diduga menyebarkan informasi hoax, PFI menilai akun itu melecehkan profesi pewarta foto.

“Tindakan yang tidak didasari klarifikasi dalam unggahannya tersebut merupakan unsur kesengajaan yang dilakukan Eko Prasetia untuk menyudutkan profesi pewarta foto saat itu,” sebut pernyataan sikap PFI tersebut.

lowongan kerja
lowongan kerja recuit.jateng.solo@gmail.com, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



tas-106-s-0003-tas-magic-lipat-600x432

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…