Pekerja membongkar rangka gedung Setda Sukoharjo yang akan diratakan dengan tanah dan dibangun gedung baru berlantai 10. Foto diambil Selasa (10/1/2017). (Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos) Pekerja membongkar rangka gedung Setda Sukoharjo yang akan diratakan dengan tanah dan dibangun gedung baru berlantai 10. Foto diambil Selasa (10/1/2017). (Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos)
Rabu, 11 Januari 2017 10:40 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

PEMBANGUNAN SUKOHARJO
Akan Dibangun Jadi 10 Lantai, Gedung Setda Mulai Dibongkar

Pembangunan Sukoharjo, gedung Sekretariat Daerah Sukoharjo mulai dibongkar untuk dibangun kembali.

Solopos.com, SUKOHARJO — Gedung Sekretariat Daerah (Setda) di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mulai dibongkar. Pemborong diberi waktu 30 hari untuk menyelesaikan pembongkaran aset gedung di sisi selatan Kompleks Kantor Pemkab itu.

Gedung itu akan digantikan gedung baru setinggi 10 lantai. Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Agus Santoso, kepada wartawan, Selasa (10/1/2017), menjelaskan penghapusan aset gedung Setda dilakukan awal tahun. “Pekerjaan penghapusan aset dimulai Januari dan sudah dimulai pekerjaan pembongkarannya,” ujar dia.

Pekerjaan pembongkaran gedung itu akan berlangsung hingga 10 Februari mendatang. Nilai kontrak penghapusan aset itu senilai Rp140 juta. Setelah selesai dibongkar akan dilanjutkan dengan pembangunan gedung berlantai 10.

Gedung baru Pemkab Sukoharjo itu dibangun dengan alokasi anggaran senilai Rp94 miliar. Semua dana itu dari APBD Sukoharjo 2017. Gedung yang dibongkar itu dulunya ditempati pegawai Bagian Humas, Inspektorat, dan Bappeda Sukoharjo.

Gedung baru nanti diperuntukkan 11 organisasi perangkat daerah. Pantauan Solopos.com, Selasa, beberapa pekerja membongkar secara terpisah. Sebagian pekerja menyelesaikan pekerjaan membongkar atap dan kerangka besi, sebagian yang lain menata kayu dan membongkar genting.

Pembongkaran genting dilakukan dengan membakar paku menggunakan las. Seorang pekerja, Parno, mengatakan pekerjaan harus cepat diselesaikan.

“Kaca jendela dan kaca pintu sengaja dipecah untuk mempercepat pekerjaan pembongkaran agar tak terkena penalti. Pekerjaan pembongkaran hanya 30 hari dan sudah dimulai sepekan lalu,” kata dia.

Dia menjelaskan kaca lama dan kusen masih bisa digunakan atau dijual lagi namun membutuhkan waktu lama jika membongkar satu per satu. “Setelah pembongkaran atap selesai tinggal mendatangkan alat berat untuk merobohkan. Penggunaan alat berat agar lebih cepat merobohkan dinding kemudian diangkut dengan truk.”

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sukoharjo, Suraji, mengatakan DED gedung baru Pemkab Sukoharjo sudah disiapkan dan akan dipaparkan ke Bupati. Revisi DED terkait jumlah lantai gedung dan anggaran yang dibutuhkan.

lowongan kerja
lowongan kerja Mister Burger, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…