Jemaah haji kloter pertama Jakarta bergegas menuruni pesawat Boeing 747-400 dengan nomor penerbangan GA 7401 setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (20/10). Kloter yang mengangkut 450 orang tersebut merupakan kloter pertama yang tiba di Tanah Air. (JIBI/Solopos/Antara/Andika Wahyu) Ilustrasi penyelenggaraan haji (JIBI/Solopos/Antara/Andika Wahyu)
Rabu, 11 Januari 2017 18:24 WIB Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

Kuota Haji 2017 untuk Indonesia Bertambah 52.000

Kuota haji 2017 untuk Indonesi naik tajam dengan bertambah 52.000 orang.

Solopos.com, JAKARTA — Jatah kursi jamaah haji Indonesia naik drastis hingga 52.000 orang pada musim haji 2017. Selain karena kuota jamaah haji Indonesia dikembalikan seperti semula, kenaikan ini juga disebabkan penambahan kuota yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/1/2016) sore. Presiden menyampaikan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengembalikan kuota normal haji bagi Indonesia.

“Pemerintah Arab Saudi dalam hal ini Menteri Haji dan Umrah, telah memutuskan untuk mengembalikan kuota normal haji bagi Indonesia dari 168.800 menjadi 211.000 untuk 2017,” kata Presiden yang disiarkan live oleh Kompas TV.

Pada 2013 jumlah jamaah haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, mengalami pengurangan sebesar 20% karena pembangunan fasilitas di Masjidil Haram. Hal ini menjadi salah satu penyebab makin panjangnya daftar antrean calon haji di Indonesia.

“Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga menyetujui permintaan

tambahan kuota untuk Indonesia dan memberikan tambahan 10.000. Dengan demikian, kuota haji indonesia 2017 dari 168.800 menjadi 221.000,” lanjut Presiden.

Atas kenaikan kuota haji hingga 52.000 orang tersebut, Presiden menyampaikan penghargaan kepada pemerintah Arab Saudi. Presiden juga menyampaikan penghargaan atas upaya peningkatan pelayanan ibadah haji oleh Arab Saudi.

Menurut Presiden, penambahan kuota ini merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke Arab Saudi pada September 2015 lalu dan pertemuan dengan Deputi Kerajaan Saudi. Lobi-lobi pemerintah tersebut akhirnya direspons pemerintah Saudi dengan penambahan kuota.

lowongan kerja
lowongan kerja SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Utang sebagai Investasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (20/7/2017). Esai ini karya Tasroh, aktivis Banyumas Policy Watch dan alumnus Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang. Alamat e-mail penulis adalah tasroh@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat ini utang pemerintah tercatat Rp3.672,33 triliun. Perinciannya adalah status…