ilustrasi ilustrasi
Rabu, 11 Januari 2017 18:15 WIB Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos Solo Share :

KESEHATAN SOLO
Unit Gawat Darurat Via Call Centre 119 Diluncurkan

DKK Solo meluncurkan unit gawat darurat 119.

Solopos.com, SOLO — Unit gawat darurat melalui call centre 119 resmi diluncurkan oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo. Unit khusus untuk menangani kondisi kegawatdaruratan ditangani langsung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kegawatdaruratan DKK.

Namun hingga kini kantor UPT Kegawatdaruratan masih mendompleng di Puskemas Gajahan. Sekretaris DKK Solo Purwanti menjelaskan UPT Kegawatdaruratan bertugas memberikan penanganan kasus gawat darurat sebelum dilarikan ke rumah sakit.

“Kondisi gawat darurat ini seperti kasus kecelakaan lalu lintas, serangan stroke atau misal serangan jantung. Jadi tim gawat darurat akan melakukan penanganan pertama sebelum ke rumah sakit,” katanya ketika dijumpai wartawan di Balai Kota Solo, Rabu (11/1/2017).

Ia menerangkan selama ini tidak sedikit masyarakat yang kerap salah penanganan dalam tindakan pertama bagi pasien baik terkena serangan jantung, stroke maupun kecelakaan lalu lintas. Padahal kesalahan penanganan ini bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian bagi pasien sebelum dibawa ke rumah sakit.

Dengan unit gawat darurat ini diharapkan mampu memberikan penanganan pertama bagi para korban. Tugas UPT tersebut juga bisa merekomendasikan rumah sakit terdekat dan kamar yang masih kosong. Sementara ini pusat layanan 119 dioperasikan di Puskesmas Gajahan. Namun ke depan akan dibuat kantor tersendiri.

“Kami menyiapkan satu unit mobil ambulance. Tapi ini masih kurang, nanti akan ditambah di Perubahan atau tahun depan,” kata dia.

 

Lowongan Pekerjaan
PT. Menara Santosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…