Pendapa Pemkab Klaten sudah dipersiapkan untuk pelantikan ratusan pejabat pada Jumat (30/12/2016). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos) Pendapa Pemkab Klaten sudah dipersiapkan untuk pelantikan ratusan pejabat pada Jumat (30/12/2016). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Rabu, 11 Januari 2017 07:10 WIB Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos Klaten Share :

BUPATI KLATEN DITANGKAP KPK
Pejabat OPD Baru Dikukuhkan Besok

Bupati Klaten ditangkap KPK, Pemkab Klaten menjadwalkan pengukuhan pejabat OPD baru pada Kamis (12/1/2017).

Solopos.com, KLATEN — Pemkab Klaten menjadwalkan pengukuhan pejabat struktural untuk mengisi organisasi perangkat daerah (OPD) baru, Kamis (12/1/2017).

Pengukuhan ini sedianya dilakukan bersamaan dengan pelantikan pejabat yang dipromosikan atau berpindah jabatan pada Jumat (30/12/2016) lalu. Pengukuhan sekaligus pelantikan pejabat itu ditunda karena Bupati Klaten Sri Hartini ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat pagi.

Sri Hartini diduga melakukan praktik jual beli jabatan untuk pengisi OPD baru itu. Dia ditetapkan menjadi tersangka bersama Kasi SMP Dinas Pendidikan Klaten, Suramlan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jaka Sawaldi, mengatakan perwakilan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sudah mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna memastikan izin pengukuhan dari Mendagri. “BKD sudah kami perintahkan ke Jakarta untuk menunggu keluarnya izin,” kata Jaka saat ditemui di PMI Klaten, Selasa (10/1/2017).

Setelah izin keluar, Pemkab menyiapkan surat keputusan (SK) pengukuhan pejabat termasuk persiapan lain. “Kami rencanakan Kamis pengukuhan. Waktu satu hari untuk persiapan SK serta undangan kami rasa cukup,” ungkap dia. (Baca juga: Sekda Tegaskan Tak Ada Promosi Jabatan untuk OPD Baru)

Jaka mengatakan pengajuan izin pengukuhan ke Mendagri sudah diurus sejak Jumat (6/1/2017). Pengajuan tersebut dilakukan setelah Wakil Bupati (Wabup) Klaten, Sri Mulyani, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten.

Disinggung gaji pegawai yang molor pembayarannya, Jaka menuturkan dana sudah disiapkan. Hanya, penyaluran gaji dilakukan setelah ada pengukuhan pejabat struktural.

Sebelumnya, Asisten Administrasi Setda Klaten, Sri Winoto, mengatakan pengukuhan yang dimaksud yakni menempatkan pejabat sesuai dengan posisinya guna penyesuaian OPD. “Jadi, tidak ada promosi jabatan. Sifatnya hanya dikukuhkan saja,” katanya.

Ia mengatakan pejabat yang dikukuhkan 600-700 orang. Mereka terdiri atas pejabat eselon II hingga IV. Soal posisi jabatan yang masih kosong, Winoto mengatakan diisi Plt. Proses pengisian pejabat definitif untuk eselon II melalui panitia seleksi (pansel). Sementara pejabat eselon III atau IV bisa diisi melalui mekanisme uji kompetensi. Sekitar 70 jabatan akan tetap kosong setelah pengukuhan besok.

lowongan kerja
lowongan kerja CV. Widya Pustaka, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

Leave a Reply



tas-106-s-0003-tas-magic-lipat-600x432

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…