Presiden Joko WIdodo (kiri) makan siang bersama Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/1/2016). Pertemuan tersebut diantaranya membahas fenomena Islam radikal. (JIBI/Solopos/Antara/Puspa Perwitasari) Presiden Joko WIdodo (kiri) makan siang bersama Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/1/2016). Pertemuan tersebut diantaranya membahas fenomena Islam radikal. (JIBI/Solopos/Antara/Puspa Perwitasari)
Rabu, 11 Januari 2017 21:00 WIB Arys Aditya/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

Bertemu di Istana, Presiden & Ketua PB NU Bahas Islam Radikal

Presiden Jokowi dan Ketua Umum PB NU bertemu di Istana. Salah satu pembicaraan mereka adalah soal menguatnya Islam radikal.

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (11/1/2017). Apa isi pembicaraan kedua tokoh ini?

Seusai pertemuan selama lebih dari 1 jam tersebut, Said Aqil menyatakan dia dan Presiden membahas sejumlah hal. Salah satu yang paling banyak dibahas adalah menguatnya Islam radikal dan masalah intoleransi belakangan ini.

“Indikasi, fenomena menguatnya Islam radikal menjadi agenda kita. Bagaimana memperkuat kembali, terus memperkuat Islam moderat dibangun kembali,” kata Said.

Ketua Umum PBNU mengemukakan dunia melihat mayoritas umat Islam Indonesia adalah moderat, toleran, dan bermartabat. Namun, lanjutnya, akhir-akhir ini toleransi tersebut agak mulai mengendor dan justru gejala intoleransi mulai menguat.

“Bagaimana upaya intoleransi ini dapat diatasi dan kembali ke Indonesia yang toleran, Indonesia yang damai, yang beradab, yang bermartabat, Islam kultur bukan Islam yang doktrin, Islam ramah,” jelas Said.

Dia lantas menyarankan pemerintah melibatkan para kiai dalam ceramahnya untuk membimbing masyarakat kembali ke Islam moderat, toleran, beradab dan ramah. Dia menyatakan, baik diminta maupun tidak, kiai NU akan menyuarakan akhlak mulia sesuai ajaran Islam atau akhlakul karimah, ceramah yang rukun dan bukan konflik.

“Diperintah maupun tidak, akan menyuarakan itu, saya jamin,” tegas Said Aqil.

lowongan kerja
lowongan kerja BINTANG WALET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…