Calon presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi (kanan) akrab bercakap-cakap dengan ketua umum Partai Gerindra yang menjadi rivalnya pada dalam Pilpres 2014 lalu Prabowo Subianto kala bertemu di rumah Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014). Dalam kesempatan itu, Prabowo mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi sebagai presiden ketujuh Indonesia. (Rahmatullah/JIBI/Bisnis) Jokowi bertemu Prabowo di rumah Kertanegara, Jakarta, Jumat (17/10/2014). (Rahmatullah/JIBI/Bisnis)
Selasa, 10 Januari 2017 21:00 WIB John Oktaveri/JIBI/Bisnis Politik Share :

PDIP Sebut Prabowo Bukan Ancaman di Pilpres 2019

PDIP menyebut kemungkinan pencalonan kembali Prabowo Subianto di Pilpres 2019 bukan sebuah ancaman.

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Jenderal DPP PDIP (PDIP) Hasto Kristianto menilai pencalonan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada Pilpres 2019, bukanlah sebagai ancaman. Menurutnya, PDIP tetap menghargai keputusan internal Gerindra yang mengusung mantan Danjen Kopassus itu sebagai calon presiden pada 2019.

Sebelumnya Partai Gerindra dikabarkan akan kembali mengusung Prabowo sebagai capres pada pemilu mendatang. “Kami tidak pernah merasa ada ancaman. Kami hanya kokoh berdiri ketika ada pihak-pihak yang mau mengingkari Pancasila dan kebhinekaan konstitusi kita,” ujarnya seusai menghadiri HUT PDIP ke-44, Selasa (10/1/2017).

Dia mengatakan bahwa keputusan Partai Gerindra tersebut itu kedaulatan internal. “Kami menegaskan bahwa kami kokoh berdiri di belakang pemerintahan Pak Jokowi dan Pak JK,” ujar Hasto.

Selain itu, ujar Hasto, pencalonan Prabowo sebagai capres tidak akan merusak komunikasi politik antara PDIP dengan Partai Gerindra. “Kita sudah biasa dalam bekerja sama dan juga dalam berkompetisi. Itu hal yang biasa terjadi sehingga pilkada dan pemilu legislatif serta pemilu presiden. Takyat sudah menunjukan kedewasaan politiknya,” ujarnya.

Dia mengimbau agar semua pihak tidak perlu memperlebar perbedaan-perbedaan yang ada karena semua betujuan untuk mencari pemimpin untuk bangsa. Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengatakan mungkin saja Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto akan mengumkan capres pada 6 Februari 2017.

“Mungkin [ada pengumuman]. Ini kan aspirasi dari bawah spontanitas yang kadang-kadang tidak direncanakan,” ujarnya.

lowongan kerja
lowongan kerja Solo Grand Mall, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…