Ilustrasi kecelakaan kerja (Dok/JIBI)
Senin, 9 Januari 2017 16:57 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

KECELAKAAN KERJA
Pekerja Proyek JLS Wonogiri Tewas Tertimpa Besi 10 Ton

Kecelakaan kerja, seorang pekerja proyek JLS di Wonogiri tewas karena tertimpa besi 10 ton.

Solopos.com, WONOGIRI — Seorang pekerja bangunan proyek jalan lintas selatan (JLS) di Pracimantoro, Wonogiri, Podo, 56, meninggal dunia akibat tertimpa kolom besi seberat 10 ton, Senin (9/1/2017) pukul 10.30 WIB.

Jenazah warga Balong RT 001/RW 003, Desa Kunduran, Blora, Jawa Tengah, itu akhirnya berhasil dievakuasi meski cukup sulit. Kapolsek Pracimantoro, AKP Darmanto, saat dihubungi Solopos.com, Senin, menceritakan peristiwa itu bermula ketika Podo bersama tujuh rekannya membersihkan sisa-sisa bendrat atau kawat di kolom beronjong yang tersusun.

Rangkaian besi itu beratnya diperkirakan 10 ton. Tiba-tiba besi itu goyang. Rekan-rekan Podo yang mengetahuinya langsung berlari menyelamatkan diri sebelum besi ambruk.

Benar saja, dalam sekejap tumpukan besi tersebut ambruk. Nahas bagi Podo, dia tidak dapat menyelamatkan diri. Tubuhnya tertimbun besi.

“Lalu teman-teman korban berupaya mengevakuasinya. Tumpukan besi harus diangkat menggunakan ekskavator karena sangat berat. Setelah besi dapat diangkat tubuh korban baru bisa dievakuasi. Tetapi saat itu korban sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Ronald Reflie Rumondor.

Dia menambahkan kasus tersebut masih diselidiki. Hingga berita ini ditulis petugas masih memeriksa para saksi. Hasil pemeriksaan sementara, kejadian tersebut dinilai murni kecelakaan kerja.

Terpisah, Camat Pracimantoro, Warsito, menginformasikan lokasi kejadian merupakan tempat proyek baru, yakni di Dusun Jenar RT 004/RW 007, Desa Sambiroto. Dia turut prihatin atas peristiwa tersebut. Menurut dia, seharusnya pelaksana proyek lebih mencermati kondisi material untuk memastikan keamanan.

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…