Karangan bunga dari mantan (Twitter) Karangan bunga dari mantan (Twitter)
Senin, 9 Januari 2017 08:00 WIB Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internet Share :

Apa Jadinya Jika Karangan Bunga Ini Ada di Pesta Pernikahan Anda?

Sebuah karangan bunga dengan pesan kocak tersebar di media sosial.

Solopos.com, SOLO – Pernikahan adalah acara sakral di mana keluarga dan orang-orang terdekat ikut merayakan. Berbagai bingkisan atau hadiah diberikan orang-orang tersebut. Namun akan terkesan aneh jika kenangan dengan mantan kekasih diungkit ulang dalam bentuk bingkisan bunga.  Hal itulah yang terjadi di sebuah pernikahan pasangan Ronald dan Chindy.

Informasi tentang bingkisan bunga unik itu diunggah oleh akun Twitter @Ciel_duke, Kamis (5/1/2017). Bingkisan itu tak hanya berisi ucapan selamat untuk Ronald dan Chindy, namun juga tertulis kenangan yang pernah dilakuka bersama mantan.

“Karena resepsi dan hajatan nikah bisa jadi ajang masalah baru,” kicau akun @Ciel_cuke.

Pengirim bernama Nindi itu menuliskan aktivitas yang diduga pernah dilakukannya dengan Ronald. Jenis aktivitas yang dituliskan merupakan aktivitas khusus dewasa yang cenderung tabu untuk dijadikan konsumsi publik.

Foto bingkisan itu mengundang netizen untuk berkomentar. Ada yang penasaran dengan aktivitas melepas baju selama dua menit, ada juga yang berimajinasi jawaban apa yang akan dijelaskan seorang suami jika mendapat bingkisan serupa.

“Saya penasaran, apa waktu dua menit itu termasuk melepas sepatu?” kicau akun @matarael dalam bahasa Inggris yang kemudian disusul dengan cuitan konfirmasi yang menyatakan ia hanya butuh 15 detik untuk melepas baju.

“Ini jelasin ke bininya gimana ya?” cuit akun @bumilautlangit.

Gawat kalau besok mantan kirim karangan bunga beginian,cuit akun @rejatenan.

Sayang sekali hingga foto tersebut viral belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas pengirim, pihak yang dikirimi, serta lokasi resepsi pernikahan dilakukan.

 

 

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…