Ilustrasi pengambilan sumpah dan janji pejabat. (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi pengambilan sumpah dan janji pejabat. (JIBI/Solopos/Dok.)
Sabtu, 7 Januari 2017 09:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

BUPATI KLATEN DITANGKAP KPK
Ganjar Janji Segera Lantik Pejabat Klaten

Bupati Klaten, Sri Hartini, ditangkap KPK berimbas dengan penundaan pejabat struktrual di lingkungan Pemkab Klaten.

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berjanji segera melantik ratusan pejabat struktrual di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten. Pelantikan para pejabat struktural sesuai struktur organisasi tata kerja (SOTK) baru atau kini disebut organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Klaten itu tertunda menyusul ditangkapnya Bupati Klaten, Sri Hartini, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (30/12/2016) pagi.

Pelantikan para pejabat struktural di lingkungan Pemkab Kalten itu sebenarnya bakal dilangsungkan Jumat malam. Tapi, karena Bupati Klaten ditangkap pada Jumat pagi, pelantikan itu pun terpaksa ditunda.

Akibat penundaan itu pengisian jabatan pada SOTK baru atau OPD Pemkab Klaten pun tertunda yang berimbas pada terhambatnya pembayaran gaji para pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Klaten. Terkait masalah itu, Ganjar merasa prihatin. Oleh karenanya, ia pun berjanji akan segera melantik para pejabat struktural agar OPD di Pemkab Klaten bisa berjalan efektif.

“Di Klaten itu karena kejadian pidana, maka tadi pagi kita urus. Pak Sekda [Jaten, Sri Puryono] sudah ke sana [Klaten]. Semua sudah setuju, semua sudah siap [dilantik],” terang Ganjar sebelum menghadiri rapat paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian, Semarang, Jumat (6/1/2017).

Ganjar menambahkan rencana pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemkab Klaten itu sudah dikomunikasikan dengan Kementerian Dalam Negeri. SK Mendagri itu bahkan tengah diambil Pemprov Jateng langsung ke Jakarta.

Meski demikian, Ganjar belum menyebutkan kapan pastinya akan melakukan pelantikan para pejabat struktural Pemkab Klaten itu. Ia hanya menyatakan bahwa para pejabat itu akan dilantik secepatnya.

“Sekarang kita jemput suratnya dari Kemendagri, harapan saya kalau bisa dilantik besok,” ujar Ganjar.

Selain Klaten, penundaan pelantikan pejabat struktural juga terjadi di Pemkab Pati. Di Pemkab Pati, tertundanya pelantikan pejabat struktural OPD yang baru diakibatkan menghilangnya Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati, Budiono.

Kabar yang beredar Plt Bupati Pati itu enggan melantik para pejabat struktural yang baru. Namun, saat dihubungi Ganjar melalui sambungan telepon, Plt Bupati itu enggan memberikan jawaban.

Kendati demikian, tertundanya pelantikan pejabat struktural Pemkab Pati itu segera terselesaikan menyusul rencana Ganjar melantik para pejabat struktural Pemkab Pati itu Jumat malam ini.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan kerja
lowongan kerja NUPEST CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
PPDB di Tengah Anomali Sosial

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (16/6/2017). Esai ini karya Sohidin, dosen di Universitas Sebelas Maret yang meminati isu-isu pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Alamat e-mail penulis adalah sohiddien@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Kegiatan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online tingkat SMA/SMK…