Ilustrasi terompet kertas Tahun Baru. (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi terompet kertas Tahun Baru. (JIBI/Solopos/Dok.)
Sabtu, 31 Desember 2016 05:40 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

PERGANTIAN TAHUN
Kaliurang Jadi Pusat Perayaan Tahun Baru

Sejumlah kegiatan disiapkan bagi wisatawan untuk merayakan pergantian tahun di wilayah Kaliurang.

Solopos.com, SLEMAN- Perayaan pergantian tahun baru Sabtu (31/12) hingga Minggu (1/1) dinihari berlangsung di sejumlah titik. Kawasan wisata Kaliurang menjadi salah satu pusat perayaannya.

Kepala Disbudpar Sleman A.A Ayu Laksmidewi mengatakan, sejumlah kegiatan disiapkan bagi wisatawan untuk merayakan pergantian tahun di wilayah Kaliurang. Selain festival lampion yang digelar di gardu pandang Kaliurang, wisatawan yang ingin merayakan pergantian tahun juga dapat menikmati festival penjor di sepanjang kawasan Kaliurang.

Menurutnya, sajian yang diangkat tidak jauh berbeda dibandingkam tahun sebelumnya. Hanya saja, konsep yang diangkat festival of light untuk tahun ini bertema castle and dragon. “Banyak hiasan lampu termasuk di lokasi wisata telogo putri. Ini menjadi daya tarik sendiri bagi yang ingin merayakan pergantian tahun,” katanya, Jumat (30/12).

Atraksi wisata di kawasan Kaliurang, katanya, akan beroperasi mulai pukul 15.00 WIB hingga malam hari. Selain di kawasan wisata Kaliurang, perayaan malam pergantian tahun juga bisa dirayakan masyarakat lapangan denggung, bunderan UGM, Lembah UGM, Ambarrukmo Plaza, Jogja Bay Waterpark, stadion Maguwo, dan Monumen Jogja Kembali.

Selama musim libur pergantian tahun ini, Disbudpar Sleman menargetkan 400.000 wisatawan. Target ini turut melengkapi angka kunjungan wisata 2016 mencapai 4,1 juta wisawatan. “Per September kemarin angkanya mencapai 75 persen. Kamin optimistis tahun ini bisa melampaui target,” ujarnya.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…