Mendikbud Muhadjir Effendy. (Dok/JIBI/Solopos/Antara) Mendikbud Muhadjir Effendy. (Dok/JIBI/Solopos/Antara)
Jumat, 30 Desember 2016 20:10 WIB Pendidikan Share :

UJIAN NASIONAL
Kemendikbud Akan Tambah 40.000 Komputer Baru untuk UN 2017

Ujian Nasional 2017 tetap digelar. Kemendikbud bahkan berencana menambah 40.000 komputer baru.

Solopos.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana akan menambah 40.000 unit komputer baru pada 2017. Pengadaan komputer baru digunakan untuk penyelenggaraan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Tahun depan, pengadaan komputer baru diperbanyak. Ada sekitar 40.000 unit komputer baru,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, dalam konferensi pers, Jumat (30/12/2016) di Jakarta.

Muhadjir Effendy sebagaimana dilansir Antara, Jumat, menjelaskan pada 2017 pihaknya menargetkan 60 persen pelaksanaan UN berbasis komputer. Saat ini sudah ada sekitar 12.058 sekolah dan madrasah yang siap melaksanakan UNBK.

Setelah sempat mengalami kontroversi, pelaksanaan UN 2017 berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada 2017, Kemdikbud mengurangi jumlah mata pelajaran yang akan diujikan dan siswa dipersilakan memilih mata pelajaran yang disukainya. Selain itu juga diselenggarakan ujian sekolah berstandar nasional (USBN).

Mata pelajaran yang akan diujikan pada UN untuk jenjang SMP, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan IPA. Sementara mata pelajaran yang diuji dalam USBN, yakni Pendidikan Agama, PPKN, dan IPS.

Sementara, untuk SMA mata pelajaran UN, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan satu mata pelajaran pilihan sesuai jurusan. Untuk USBN, yaitu Pendidikan Agama, PPKn, Sejarah, dan tiga mata pelajaran sesuai program studi siswa.

Untuk jenjang SMK, mata pelajaran UN adalah Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan. Sementara untuk USBN, Pendidikan Agama, PPKN, dan Keterampilan Komputer.

lowongan kerja
lowongan personalia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…