Penyerahan hadiah STABILO® Youth Entrepreneurship Competition 2016. (Foto istimewa/dokumen) Penyerahan hadiah STABILO® Youth Entrepreneurship Competition 2016. (Foto istimewa/dokumen)
Jumat, 30 Desember 2016 14:55 WIB Nina Atmasari/*/JIBI/Harian Jogja Pendidikan Share :

STABILO® Youth Entrepreneurship Competition 2016, Ajang Belajar dan Memunculkan Bibit Wirausaha Muda

STABILO® melalui pt. Datascrip selaku distributor tunggalnya di Indonesia menggelar STABILO® Youth Entrepreneurship Competition 2016

Solopos.com, JAKARTA – STABILO® melalui pt. Datascrip selaku distributor tunggalnya di Indonesia menggelar STABILO® Youth Entrepreneurship Competition 2016 untuk kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kompetisi yang mulai diadakan sejak Oktober hingga awal Desember 2016 ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kewirausahaan sekaligus memunculkan bibit-bibit wirausaha muda baru. Terpilih enam sekolah terbaik yang berhak mendapatkan hadiah total puluhan juta rupiah.

STABILO® Youth Entrepreneurship Competition 2016 merupakan kompetisi wirausaha yang diikuti oleh 18 SMK dari wilayah Jabodetabek. Masing-masing sekolah mengirimkan 1 tim dengan perwakilan 5 siswa terbaiknya.

Di tahap awal, para peserta dikumpulkan untuk mendapatkan pelatihan kewirausahaan dari mentor dan champion sales trainer, Dedy Budiman. Mereka dibekali materi “Strategi Sukses Menjadi Wirausaha Muda”.

Pengetahuan tentang pola pikir entrepreneur, motivasi, riset pasar, strategi pemasaran dan penjualan dipaparkan secara gamblang. Para peserta pun sangat antusias untuk menggali lebih dalam agar bisa diimplementasikan saat kompetisi.

Para peserta ditantang untuk bisa mendistribusikan paket produk STABILO® dalam rentang waktu yang telah ditentukan. Mereka dibekali dengan materi promosi seperti mobile display, rack display, dan roll banner. Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan kebebasaan kreativitas untuk melakukan strategi pemasaran dan penjualan.

Dari hasil pantauan salama kompetisi, para peserta tidak hanya melakukan penjualan secara konvensional ke lingkungan sekolah, melainkan juga menjajakan dagangannya ke tempat-tempat keramaian hingga melalui media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Bahkan ada tim yang menggandeng rekan-rekannya untuk menjadi channel distribusi sehingga penjualan produknya lebih cepat dan lebih banyak.

Peserta diwajibkan memberikan laporan tiap minggunya melalui sistem khusus yang bisa diakses secara online. Hal ini untuk pembelajaran agar peserta bisa membuat laporan secara sistematis, rapih, dan teratur.

“Melalui STABILO® Youth Entrepreneurship Competition 2016 ini para siswa dapat mempraktikkan secara langsung mata pelajaran kewirausahaan yang didapat di sekolah. Antusias para peserta luar biasa, mereka begitu kreatif dalam memasarkan dan menjual produk STABILO® yang diberikan panitia,” ujar Sylvia Lionggosari, Division Director pt. Datascrip.

Peserta dengan perolehan penjualan terbanyak berhak menjadi juara pertama, yaitu SMK N 8 Bandung. Mereka berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta, Juara 2 yaitu SMK Al Hidayah 1 Jakarta mendapatkan hadiah uang tunai Rp7,5 juta, Juara 3 yaitu SMK Bhakti Idhata Jakarta mendapatkan hadiah uang tunai Rp5 juta, Juara Harapan 1 yaitu SMK N 1 Bandung mendapatkan hadiah uang tunai Rp3,5 juta, Juara Harapan 2 yaitu SMK Pasundan 1 Bandung mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp2 juta dan Juara Harapan 3 yaitu SMK N 2 Bandung mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp1 juta.

“Senang bisa mengikuti STABILO® Youth Entrepreneurship Competition 2016 dan bangga bisa terpilih menjadi juara pertama. Kompetisi ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan pengalaman langsung tentang cara menjual produk, melainkan juga cara memasarkan, membuat laporan, dan yang paling penting yaitu motiviasi untuk bisa menjadi pengusaha tangguh,” ujar Sutriyono, salah satu anggota tim dari SMK N 8 Bandung.

lowongan kerja
lowongan kerja untuk posisi kepala produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…