Pasangan tak resmi didata dan diberi pengarahan oleh anggota kepolisian resort (Polres) setelah tertangkap saat digelar razia penyakit masyarakat (pekat) di losmen di kawasan Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Selasa (30/6/2015). (JIBI/Solopos/Trianto Hery Suryono) Pasangan tak resmi didata dan diberi pengarahan oleh anggota kepolisian resort (Polres) setelah tertangkap saat digelar razia penyakit masyarakat (pekat) di losmen di kawasan Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Selasa (30/6/2015). (JIBI/Solopos/Trianto Hery Suryono)
Jumat, 30 Desember 2016 01:00 WIB Bayu Jatmiko A/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

RAZIA WONOGIRI
7 Pasangan Berasal dari Sukoharjo, Boyolali, Cilacap, Ditangkap

Razia Wonogiri menyasar hotel kelas melati.

Solopos.com, WONOGIRI — Sebanyak tujuh pasangan tidak resmi terjaring razia polisi yang digelar di sejumlah hotel di Wonogiri, Rabu (28/12/2016).

Razia dilakukan di dua hotel kelas melati yang berada di Kecamatan Wonogiri. Saat dilakukan razia oleh jajaran Polsek Wonogiri, ketujuh padangan tersebut diketahui sedang berada di dalam kamar hotel.

“Razia dilakukan untuk menjaga suasana kondusif menjelang pergantian tahun,” kata Kapolres Wonogiri, AKBP Ronald Reflie Rumondor, melalui Kabag Ops, AKP Jaka Wibawa, Kamis (29/12/2016).

Ketujuh pasangan yang ditangkap bukan hanya berasal dari Wonogiri, namun ada pula yang berasal dari Sukoharjo, Boyolali dan Cilacap.

lowongan kerja
lowongan kerja SALES SMARTFREN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Etika dan Hukum di Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/6/2017), Agus Riewanto, pengajar Fakultas Hukum UNS Solopos.com, SOLO–Baru saja kita melihat fenomena tindakan persekusi, yakni tindakan pemburuan secara sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga kemudian disakiti atau diintimidasi dan dianiaya karena mengekspresikan…