Panggung pementasan Grup Band Godbles dalam acara Tahun Baru 2017 di Alun-Alun Kidul Boyolali, Sabtu (29/12/2016) tengah disiapkan. (JIBI/Solopos/Aries Susanto) Panggung pementasan Grup Band Godbles dalam acara Tahun Baru 2017 di Alun-Alun Kidul Boyolali, Sabtu (29/12/2016) tengah disiapkan. (JIBI/Solopos/Aries Susanto)
Jumat, 30 Desember 2016 07:00 WIB Aries Susanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

Jor-Joran! Ini Acara Tahun Baru 23 Lokasi di Boyolali

Warga Boyolali bakal dimanjakan beragam acara Tahun Baru di 23 lokasi.

Solopos.com, BOYOLALI – Tahun Baru 2017 bakal berlangsung meriah di Boyolali. Sebab, Pemkab Boyolali telah menyiapkan puluhan pertunjukkan seni budaya yang disebar di 23 lokasi.

Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat, mengatakan Tahun Baru 2017 di Boyolali sudah disiapkan sejumlah acara spektakuler. Salah satunya ialah menghadirkan grup band Nusantara ternama, yakni Godbles. Pentas grup band legendaris ini akan dipusatkan di Alun-Alun Kidul Kompleks Setda Boyolali.

“Target kami, 600.000 pengunjung bakal memenuhi Alun-Alun Kidul dengan pentas Godbles,” ujarnya kepada wartawan di rumah dinasnya, Kamis (29/12/2016).

Selain di Alun-Alun Kidul, kata Said, perayaan Tahun Baru 2017 juga digelar di sejumlah lokasi, antara lain Gelanggang Anuraga, Balai Sidang Mahesa, Simpang Lima Siaga, serta Poncobudoyo, Pulisen. Tak hanya itu, perayaan Tahun baru 2017 juga digelar di masing-masing wilayah kecamatan di Boyolali.

“Tujuanya agar konsentrasi pengujung tak terpusat di satu titik, melainkan tersebar. Makanya, puluhan acara kami gelar,” paparnya.

Pentas Musik

Sejumlah acara itu antara lain pentas musik rock, campursari, ketoprak, wayang, kembang api, reog, dan lain-lainnya. Semua pentas tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan warga Boyolali, baik kalangan muda dan tua.

Said menilai, kegiatan harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan memberdayakan potensi masyarakat. “Dalangnya kami ambil dalang lokal. Pentas budaya juga diambilkan warga setempat. Namun, ada juga bintang tamunya,” paparnya.

Selain di berbagai wilayah, ujarnya, perayaan Tahun Baru 2017 juga digelar di lereng Gunung Merapi-Merbabu. Terkait kegiatan ini, Said meminta agar para pendaki menjaga kelestarian alam, tak merusak lingkungan, tak membuang sampah sembarangan, serta menaati kearifan lokal. “Jaga lingkungan dan memperhatikan aturan-aturan selama pendakian,” tambahnya.

Ia menambahkan, meriahnya acara Tahun Baru 2017 di Boyolali bukan sekadar untuk senang-senang semata. Lebih dari itu, kegiatan bertujuan untuk menggenjot jumlah wisatawan di Kota Susu. Dengan banyaknya wisatawan, kata dia, warga Boyolali bisa mendapatkan manfaat secara ekonomi. “Jika Boyolali dikenal luas, wisatawan berdatangan dan masyarakatnya juga sejahtera,” paparnya.

Lokasi kegiatan tahun baru 2017 di Boyolali

  1. Alun-Alun Kidul, Kemiri, “Konser Indonesia Damai” oleh Grup Legendaris Godbles
  2. Gelanggang Anuraga, Pentas Musik Top Forty
  3. Gedung Dome (Balai Sidang Mahesa), Pentas Tembang Kenangan
  4. Simpang Lima Siaga, Pentas Musik Dangdut (Orkes Koneg, JOgja)
  5. Poncobudoyo, Pulisen, pentas wayang kulit (Ki Dalang Jungkung Darmoyo)
  6. 17 Kecamatan:
    1. Lapangan Gombang, Kec. Sawit, Ketoprak Opera Van Sawit
    2. Halaman Kantor Kec. Banyudono, Dangdut
    3. Halaman Kantor Kec. Sambi, Campur Sari “Viana”
    4. Lapangan Desa Manggung, Ngemplak, Wayang Kulit Dalang Ki Anom Warjito
    5. Lapangan Desa Kebonan, Karanggede, Ketoprak
    6. Hal Kantor Kec. Kemusu, Ketoprak
    7. Hal Kantor Kec. Juwangi, dan Balai Desa Ngleses, Orkes dan Pengajian
    8. Jalan Jebreng, Wonosegoro, Reog, dangdut
    9. Lapangan Kec Ampel, Campursari
    10. Lapangan Desa Paras, Cepogo, Campursari
    11. Lapangan Desa Samiran, Selo, Ketoprak
    12. Halamn Desa Randusari, Teras, Campursari
    13. Lapangan Desa Sukorame, Musuk, Dangdut
    14. Pertigaan Tugu Macan Simo, Campursari
    15. Rumah Kades Bendo, Nogosari, Wayang Kulit
    16. Pasar Baru Klego,Reog
    17. Halaman Kantor Kecamatan Andong, Campursari.
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…