Arus lalu lintas dari Karanganyar-Tawangmangu maupun sebaliknya padat, Senin (20/7/2015). Jalan masih dipadati kendaraan dari luar kota, seperti dari Jakarta, Bandung, dan lain-lain. (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos) Arus lalu lintas dari Karanganyar-Tawangmangu maupun sebaliknya padat, Senin (20/7/2015). Jalan masih dipadati kendaraan dari luar kota, seperti dari Jakarta, Bandung, dan lain-lain. (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)
Jumat, 30 Desember 2016 21:53 WIB Karanganyar Share :

Ini Rekayasa Arus Lalu Lintas Karanganyar Saat Malam Tahun Baru 2017

Antisipasi macet, Polres Karanganyar membuat rekayasa lalu lintas saat malam tahun baru.

Solopos.com, KARANGANYAR–Polres Karanganyar membuat rekayasa lalu lintas mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas di sejumlah lokasi rawan macet pada pergantian tahun.

Selain itu, Polres Karanganyar menyiapkan satuan petugas (Satgas) Ganjal Tanjakan. Satgas beroperasi di sejumlah lokasi di Karanganyar, seperti Tawangmangu, Jenawi, dan lain-lain. Mereka bertugas membantu pengendara mobil maupun sepeda motor saat melintasi tanjakan terjal.

Satgas Tanjakan Polres Karanganyar sudah beroperasi tahun lalu. Seperti di tanjakan menuju objek wisata Candi Ceto, tanjakan di Gondosuli Tawangmangu, dan lain-lain. Kasubbag Dalops Bagian Operasional Polres Karanganyar, AKP Suwarsi, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, menyampaikan kehadiran satgas mengantisipasi kecelakaan di tanjakan.

Jalan Menanjak

“Kami antisipasi di jalan menanjak, seperti di Tawangmangu, Candi Ceto, dan lain-lain. Rawan kecelakaan karena tanjakan landai, terutama pengendara yang belum mahir. Kami juga mengimbau pengendara mengecek kendaraan sebelum bepergian,” kata Suwarsi saat ditemui wartawan di Gondosuli, Tawangmangu, Jumat (30/12/2016).

Satgas Ganjal Tanjakan membantu sejumlah pengendara yang melintasi jalur lama menuju Cemoro Kandang dan Jawa Timur. Mereka juga mengingatkan pengendara mengencek ban, rem, dan lain-lain. Warga Laweyan, Solo, Catur, melewati jalan menanjak di Dusun Tegalrejo, Gondosuli, Tawangmangu. Dia mengapresiasi kinerja anggota Polres Karanganyar.

“Terima kasih Polres Karanganyar. Kami terbantu saat melintasi di tanjakan. Apalagi kalau enggak siap, pasti akan mundur di jalan menanjak. Kami juga sudah mengecek kondisi kendaraan sebelum bepergian,” tutur lelaki mengendarai Daihatsu Terios itu.

Selain itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar menyiapkan rekayasa lalu lintas mengantisipasi kemacetan di sejumlah wilayah di Karanganyar. Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Ahdi Rizaliansyah, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, menyampaikan rencana rencana pengalihan arus di sekitar objek wisata di Tawangmangu, Karanganyar kota, dan waktu pelaksanaan rekayasa.

Rekayasa lalu lintas akan dilaksanakan pada pukul 21.00 WIB di dalam kota dan pukul 19.00 WIB di Tawangmangu dan sekitarnya. Titik kemacetan di Tawangmangu berada di Kelurahan Tawangmangu, Pasar Tawangmangu, Taman Balaikambang, Pertigaan menuju jalur tembus.

“Kami menyiapkan Tim Urai Kemacetan [TUK]. Tim ini mobile. Ada dua tim di atas (Tawangmangu) dan di bawah. Satu tim 12 orang anggota. Mereka mengendarai sepeda motor. Tim dipimpin KBO Satlantas dan KBO Sabhara,” kata Ahdi.

TUK bertugas mengurai kemacetan dengan cara melihat dari volume kendaraan, akar permasalahan atau penyebab macet. Jadi, penguraian kemacetan dimulai dari pemicu kemacetan. Ahdi juga menyampaikan agar pengendara berhati-hati karena jalan menuju Jawa Timur melalui Tawangmangu masih ada yang rusak di sejumlah tempat.

Selain itu, penerangan jalan minim. Ahdi mendata hanya ada 12 lampu tenaga surya menyala dari total 30 lampu tenaga surya. “Kantong parkir bisa menggunakan bahu jalan di daerah Cemoro Kandang. Kami minta pengendara hati-hati.”

Rekayasa Arus Lalu Lintas
Rencana pengalihan arus di daerah objek wisata Tawangmangu:

  • Arus lalu lintas dari Jawa Timur (Cemoro Sewu) diarahkan ke daerah Gondosuli Tawangmangu atau jalur lama.
  • Arus dari arah bawah (Karanganyar) akan diarahkan lewat jalur tembus.
  • Jalur Tawangmangu menuju Karanganyar kota akan dialihkan melalui Matesih.

Rencana pengalihan arus di dalam kota:

  • Dari Jalan Lawu akan diarahkan ke perempatan Pegadaian ke timur.
  • Rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan apabila volume kendaraan bertambah maka Jalan Lawu akan dilakukan satu arah ke timur.
  • Dari simpang Masjid Al Mukarromah Karanganyar akan ditutup dialihkan ke selatan melalui Lalung sampai dengan Papahan ke kiri arah Solo.
  • Perempatan Papahan dialihkan ke utara atau ke kiri melewati jalur lingkar.

Pengalihan arus di dalam kota Karanganyar bila terjadi kemacetan pada malam tahun baru:

  • Jalan Wahid Hasim (Gedung Wanita) ke utara ditutup dan dialihkan ke barat (Jalan Kapten Mulyadi).
  • Jalan lawu mulai Hotel Taman Sari ke timur sampai Buk Siwaluh dibuat satu arah dari barat ke timur.
  • Apill di simpang pengadilan dinetralkan
  • Kendaran di perempatan Papahan ke arah Tawangmangu dialihkan ke utara melintasi Tasikmadu guna mengurangi antrian di perempatan Papahan.
  • Lampu Apill di simpang Masjid Al Mukarromah dinetralkan dan semua kendaran ke arah barat sedangkan jalur ke utara di tutup.

Rencana pengalihan arus di Tawangmangu :

  • Arus lalu lintas dari Tawangmangu menuju Magetan dipecah dari Sumokado melewati jalur lama.
  • Pengalihan arus setelah pergantian tahun. Kendaran turun dari Jawa Timur ke Karanganyar dipecah melalui Matesih lewat Kelurahan Tawangmangu atau Gondosuli (jalur lama).

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…