Klarifikasi Gisel terkait razia gabungan Kamis (29/12/2016) dinihari WIB. (Istimewa/Instagram) Klarifikasi Gisel terkait razia gabungan Kamis (29/12/2016) dinihari WIB. (Istimewa/Instagram)
Jumat, 30 Desember 2016 10:40 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com/Newswire Issue Share :

Gading Marten Protes Diberitakan Terjaring Razia Gabungan

Gading Marten menyesalkan pemberitaan di media online.

Solopos.com, JAKARTA – Pasangan artis Gading Marten dan Gisel dikabarkan ikut terjaring razia aparat gabungan di salah satu cafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (29/12/2016) dinihari WIB. Setelah banyak mengisi pemberitaan, pasangan ini lantas menyampaikan klarifikasi.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, aparat gabungan menggelar operasi cipta kondisi jelang tahun baru yang menyasar penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Selatan, Kamis (29/12/2016) malam WIB. Sebanyak 16 orang diamankan karena positif menggunakan narkoba. Kabarnya dalam razia itu, ada pasangan artis yang ikut diamankan.

Mengutip laporan Detik, Jumat (30/12/2016), Dir Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta mengatakan ada artis Gading Marten dan Gisel yang turut terjaring razia di Parc 19, Kemang. Mereka juga diminta untuk tes urine, tapi Nico tidak menyebutkan hasilnya.

Terkait kabar ini, Gading Marten langsung mengklarifikasi. “Ada pemerikaan dr BNN pas kita mau pulang.. saya lgs mau di test urine.. dan hasilnya NEGATIF!!!!,” tegas Gading.

Saat proses razia berlangsung, Gading sempat menolak permintaan foto dari beberapa wartawan yang hadir memadati lokasi tempat hiburan malam tersebut. Pasalnya, Gading sudah menduga jika dirinya bakal menjadi korban pemelintiran berita.

“Ini dia nih! Sudah gue duga judul-judul kaya begini bakal keluar. Diamankan seolah-olah ditahan. Kejadiannya bagaimana ditulisnya bagaimana. Cari duit enggak begitu-begitu amat bos,” ujar ayah dari Gempita Noura Marten dikutip Solopos.com dari Okezone, Jumat (30/12/2016).

Menanggapi pemberitaan tersebut, Gading berharap agar pihak media yang menayangkan artikel tersebut menyampaikan permohonan maaf demi kebaikan bersama.

Gading sepertinya kesal lantaran ada media yang terburu-buru menyiarkan kabar dirinya diamankan oleh aparat. Padahal saat itu, pasangan artis ini hanya diminta untuk melakukan tes urine.

“Mudah-mudahan ada itikad baik dari t********s untuk menghubungi saya dan mengklarifikasi kejadiannya sehingga berita bisa diluruskan,” pungkas Gading.

Bukan hanya Gading, Gisel juga menjawab kabar miring dirinya. Gisel mengatakan dirinya dan Gading mengakui hasilnya negatif dan menjelaskan kronologi peristiwa.

“Barusan balik dari tempat dengerin band biasanya, hr ini ada razia gabunga dari BNN.. kita sih baik2 aja.. sdh sampe rmh dengan selamat. cmn td smpt bete krn wartawan foto2in banyak bgt, dgn asumsi dr kita bahwa itu pasti akn dipergunakan dengan kurang tepat d berita2 online (yg kita tau bgt kadang suka nulis hal2 yg bikin masyarakat tertarik dengan permainan kata katanya),” tulis Gisel di akun Instagramnya, beberapa jam lalu.

Operasi ini masih akan berlangsung di tiap daerah hingga tanggal 3 Januari 2017 nanti. Hal ini seperti disebutkan oleh Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso bahwa permintaan narkoba mengalami kenaikan menjelang pergantian tahun.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…