Rina Nose dan Fakhrul Razi (Instagram) Rina Nose dan Fakhrul Razi (Instagram)
Jumat, 30 Desember 2016 16:10 WIB JIBI/Solopos/Newswire Issue Share :

Fakhrul Razi Terus Dihujat, Ini Pembelaan Rina Nose

Rina Nose membela mantan pacarnya saat mendapat hujatan.

Solopos.com, SOLO  – Kemarahan netizen Indonesia kepada penyanyi Brunei Darussalam, Fakhrul Razi belum reda. Komentar bernada negatif terus membanjiri komentar Instagramnya. Tak tahan dengan cacian yang diterima Fakhrul bahkan memilih untuk menonaktifkan komentar.

Rina Nose melihat kondisi tersebut pasang badan membela sang mantan pacar. Presenter D’Academy Asia ini mengunggah pernyataan yang panjang bernada kesal di Instagram miliknya, Jumat (30/12/2016).

“Seseorang meng-capture tulisan di atas (artinya sudah dipenggal dari keseluruhan komentar yang ada) dan memposting secara terpisah, menggunakan caption yg provokatif!),” buka Rina.

Rina berusaha menjelaskan pendapatnya. Selain menyebut informasi yang diterima netizen hanya setengah-setengah, ucapan “Dungunya Indon Ani” yang disebutkan Fakhrul Razi hanya tertuju kepada seorang netizen yang mem-bully-nya di bagian komentar foto, tidak kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Menurut Rina, ucapan tersebut merupakan puncak kekesalan Fakhrul Razi yang terus menerima komentar miring dari netizen sejak kedekatannya dengan Rina menjadi sorotan. Kata “Ani” yang dimaksud adalah untuk keponakan Fakhrul Razi yang memang menjadi salah satu obyek foto di akun Instagram-nya.

Naah! Jelas2 kalimat lengkap nya adalah “coba ko lihat! Betapa dungu nya indon ani” itu jelas ditunjukkan utk orang2 yang sedang berkomentar di kolom komen nya saat itu!! Bukan utk org indonesia keseluruhan! Jelas2 itu kalimat reaksi dia terhadap komen2 sebelum nya di kolom itu! Tapi karena di capture, otomatis hilanglah komen2 sebelum nya. Ditambah dengan caption provokatif FAKHRUL RAZI MENGATAKAN ORANG INDONESIA DUNGU ATAU TOLOL! Ini jelas2 jadi sangat berbeda situasi nya!!” tulis Rina seperti dikutip Okezone, Jumat (30/12/2016) .

Rina Nose menambahkan amarah netizen Tanah Air justru dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak tahu apa-apa dan hanya sekadar ikut-ikutan marah. Bahkan, Rina mengklaim beberapa tidak tahu siapa itu Fakhrul Razi.

“Mereka tidak terima negara nya dihina dibilang dungu” padahal mereka sendiri tidak tau apa permasalahan awal nya! yang jelas mereka hanya MERASA DIHINA OLEH ORANG YANG BAHKAN DIANTARA MEREKA SAJA ADA YANG TIDAK TAU SIAPA YANG MEREKA BAHAS ITU. Pokonya merasa dihina saja, dan ingin menyebarluaskan perasaan terhina itu, agar semua orang melakukan hal yang sama menyebarkan jiwa nasionalisme untuk membela negara nya!” tulis Rina.

Ucapan Rina yang terkesan membela Fakhrul Razi kembali mendapat cacian meskipun omelan Rina tersebut tertutup untuk komentar. Namun, Rina kembali menganggap bahwa netizen Indonesia terlalu mudah dihasut. Selang beberapa waktu, unggahan ini telah dihapus olehnya.

 

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pendidikan yang Memerdekakan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (21/8/2017). Esai ini karya Mohamad Ali, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan pengasuh Perguruan Muhammadiyah Kota Barat, Solo. Alamat e-mail penulis adalah ma122@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO–Memasuki umur 72 tahun kemerdekaan…