Pelajar bermain rakit bambu (getek) di salah satu sendang Umbul Senjoyo. (Tri Wiharto/JIBI/Semarangpos.com) Pelajar bermain rakit bambu (getek) di salah satu sendang Umbul Senjoyo. (Tri Wiharto/JIBI/Semarangpos.com)
Kamis, 29 Desember 2016 15:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

WISATA SALATIGA
Tempat Wisata Keluarga Ini Terjangkau dari Salatiga

Wisata di Salatiga menjangkau juga sejumlah tempat wisata keluarga yang termasuk wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Solopos.com, SALATIGA – Kota Salatiga yang adem pas untuk berlibur keluarga. Sayangnya, tak banyak objek wisata populer jika dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Tengah (Jateng).

Meskipun tak banyak memiliki objek wisata kondang, Kota Salatiga menyediakan fasilitas penginapan yang memadai, Karena itulah, Salatiga tepat jika dijadikan lokasi transit. Lagi pula sejumlah tempat wisata di Kabupaten Semarang terjangkau dari Kota Salatiga.

Semarangpos.com merangkum beberapa tempat wisata yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga dan terjangkau dari Kota Salatiga dalam paparan berikut ini:

Atlantic Dreamland di  Jl. Soekarno Hatta, Ise-Isep, Kota Salatiga. (obyekwisata.info)

Atlantic Dreamland di Jl. Soekarno Hatta, Ise-Isep, Kota Salatiga. (obyekwisata.info)

Atlantic Dreamland
Atlantic Dreamland merupakan sebuah objek wisata keluarga yang menawarkan berbagai wahana permainan yang sangat cocok dikunjungi bersama anak-anak saat liburan. Lokasi Atlantic Dreamland sangat strategis dan mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum, tepatnya di  Jl. Soekarno Hatta, Ise-Isep, Kota Salatiga.

Sebagaimana dikutip Semarangpos.com dari obyekwisata.info, di objek wisata itu terdapat 19 wahana permainan yang dapat dinikmati. Di antaranya adalah kolam renang, water boom, water toys, bom-bom car, softplay, flying fox, circular track, mini coaster, carousel, balon loncat, water roller, theater 4D, ATV tracking, kuda pony, battery car, becak mini, pirates ship, mini train, dan skuter otoped. Semua itu dapat dinikmati dengan hanya membayar tiket masuk kurang lebih Rp50.000.

Taman Wisata Kopeng di Kawasan Wisata Kopeng Jl. Raya Salatiga-Magelang Km. 15 Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng). (Tamanwisatakopeng.com)

Taman Wisata Kopeng di Kawasan Wisata Kopeng Jl. Raya Salatiga-Magelang Km. 15 Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng). (Tamanwisatakopeng.com)

Kawasan Wisata Kopeng
Kawasan Wisata Kopeng terletak di Jl. Raya Salatiga-Magelang Km. 15. Meskipun secara administratif kawasan kopeng sudah termasuk wilayah Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, namun daerah tersebut justru lebih dikenal luas sebagai bagian dari paket wisata yang terjangkau dari Kota Salatiga. Maklum saja, letak Kopeng memang tak jauh dari Salatiga.

Seperti dilansir Tamanwisatakopeng.com, di Kawasan Wisata Kopeng terdapat taman wisata yang menyediakan berbagai fasilitas wisata, seperti outing camp dan outdoor activity. Menurut Tamanwisatakopeng.com, di Kopeng juga tersedia hotel dan restoran. Selain itu, ada juga fasilitas outbond dan ATV tracking. Dengan fasilitas semacam itu, tempat wisata ini memang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga.

Rindang situasi Bukit Cinta, Banyubiru, Kabupaten Semarang. (Yukpiknik.com)

Rindang situasi Bukit Cinta, Banyubiru, Kabupaten Semarang. (Yukpiknik.com)

Bukit Cinta
Tak berbeda dengan Kawasan Wisata Kopeng, objek wisata Bukit Cinta ini secara administratif bukan termasuk wilayah Kota Salatiga, melainkan Kabupaten Semarang. Bedanya, jika Kopeng terletak di Kecamatan Getasan, maka Bukit Cinta termasuk wilayah Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, tepatnya di Desa Kebondowo. Namun karena lokasinya terbilang dekat dengan wilayah Kota Salatiga, banyak warga mengenal objek wisata tersebut berada di wilayah Salatiga.

Lokasi yang berada di sekitar area Rawa Pening menjadikan tempat ini ramai dikunjungi wisatawan saat hari libur. Meskipun namanya Bukit Cinta, bukan berarti tempat ini dirancang khusus untuk berpacaran, banyak keluarga yang membawa anak-anak untuk menikmati panorama indah Rawa Pening dan udara sejuk di sana. Seperti dilansir yukpiiknik.com, di tempat wisata yang menyuguhkan keindahan alam ini beredar mitos yang unik, yakni jika seseorang mengajak pacarnya ke tempat tersebut, maka hubungannya tak akan bertahan lama.

Suasana pemandian di sendang Senjoyo, Tengaran, Kabupaten Semarang. (Akcayatour.com)

Suasana pemandian di sendang Senjoyo, Tengaran, Kabupaten Semarang. (Akcayatour.com)

Pemandian Senjoyo
Objek wisata Pemandian Senjaya—atau kerap pula dieja dengan Senjoyo—juga bukan berada di wilayah administratif Kota Salatiga, melainkan berada di Dusun Jubug, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Namun karena letaknya sangat dekat dengan Kota Salatiga, masyarakat pada umumnya memasukkan kunjungan ke Pemandian Senjaya dalam paket kunjungan dari Kota Salatiga.

Kawasan wisata Sendang Senjaya terletak jalur jalan nasional yang menghubungkan Kota Salatiga dan Boyolali. Wujud geografis kawasan ini lebih menyerupai rawa dengan mata air yang jernih. Setidaknya ada tujuh mata air yang menjadi penyangga utama Sendang Senjoyo. Air dari sendang itu bahkan menjadi sumber air baku PDAM Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang.

Sendang itu diyakini telah dimanfaatkan sebagai pemandian sejak masa Dinasti Syailendra berkuasa di tengah Pulau Jawa. Karena itulah, di beberapa sudut pemandian, ini bisa ditemukan batu-batu andesit berelief yang menandakan kawasan itu merupakan candi petirtaan lebih dari seribu tahun yang lalu.

Dokumentasi wisatawan mancanegara kala berkunjung ke desa wisata Tingkir Lor. (Kelurahantingkirlor.blogspot.com)

Dokumentasi wisatawan mancanegara kala berkunjung ke desa wisata Tingkir Lor. (Kelurahantingkirlor.blogspot.com)

Desa Wisata Tingkir Lor
Sekilas tak ada yang istimewa dari desa kecil yang terletak di perbatasan Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang ini. Hanya terlihat rumah warga dan warung kecil seperti kawasan desa biasa di tempat lain. Namun desa ini mendapat gelar desa wisata karena mayoritas penduduknya memiliki usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam bidang konveksi.

Desa ini cocok dikunjungi bersama keluarga untuk sekadar membeli oleh-oleh untuk dibagikan kepada kerabat atau sebagai kenang-kenangan. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melalui laman resminya menyatakan sulit untuk mengembangkan desa wisata tersebut. Disebutkan juga banyak kendala yang menghambat desa wisata itu untuk maju dan terkenal. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan kerja
lowongan kerja CV. M M, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…