Jerawat pada wajah (Stylecraze.com) Jerawat pada wajah (Stylecraze.com)
Kamis, 29 Desember 2016 21:55 WIB Mediani Dyah Natalia/JIBI/Harian Jogja Kesehatan Share :

TIPS SEHAT
Mengapa Perempuan Dewasa dapat Berjerawat?

Tips sehat mengenai penyebab perempuan dewasa berjerawat

Solopos.com, LONDON — Memiliki jerawat saat masa remaja adalah hal lumrah. Namun bagaimana jadinya jika sudah dewasa tetapi tetap memiliki banyak jerawat?

Dikutip dari Dailymail, Rabu (28/12/2016), pakar menyebutkan diet yang tak sehat dapat mengakibatkan penyakit saat dewasa. Biasanya perempuan dewasa yang mudah mengalami hal ini.

Pola makan yang mengesampingkan buah dan sayuran dapat menimbulkan jerawat. Selain itu, stres tingkat tinggi juga dapat membuat jerawat bermunculan.

Sekitar 80% orang dengan usia 11-30 tahun mengalami jerawat. Ketika mengalami keluhan ini saat remaja, biasanya mereka melakukan upaya agar kulitnya bersih. Namun ada juga yang terus mengalami hingga mereka dewasa. Bahkan ada juga yang berjerawat hingga mereka tua.

Sekitar 5% perempuan dan 1% laki-laki berusia lebih dari 25 tahun mengalami beruntusan atau minyak berlebih di kulit wajah.

Dokter spesialis kulit dan kelamin mengatakan perempuan berpeluang lebih besar mengalami radang jerawat saat dewasa lebih besar daripada laki-laki. Sebab perempuan mengalami perubahan hormon yang berakibat pada ketidakseimbangan.

Guna mengetahui faktor risiko pada jerawat dewasa, peneliti Italia meneliti 500 perempuan yang berusia lebih dari 25 tahu. Dalam riset ini diketahui, perempuan memiliki risiko dua kali lebih besar jika hanya memakan sayuran tiga hari dalam seminggu. Adapun mereka yang memiliki tingkat stres tinggi, memiliki kemungkinan berjerawat tiga kali lebih besar.

Sejarah dalam keluarga memberikan pengaruh besar bagaimana kondisi mereka saat dewasa. Kendati demikian, hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Ilmu Kedokteran Kulit dan Kelamin Akademi Amerika, tidak membuktikan makanan segar dapat menangkal jerawat.

Makanan lain yang mengandung glycemic index (GI) seperti roti putih, keripik dan nasi dapat menjadi penyebab gula darah meningkat. Konsumsi ini dapat mengakibatkan pembengkakan dan meningkatkan level hormon yang menghasilkan minyak di kulit.

Lowongan Pekerjaan
MERCHANDISER, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…