Ilustrasi perayaan malam tahun baru (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi perayaan malam tahun baru (JIBI/Solopos/Dok.)
Kamis, 29 Desember 2016 19:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

TAHUN BARU 2017
Perayaan Pergantian Tahun di Semarang Disebar

Tahun Baru 2017 bakal dirayakan secara tersebar di Semarang.

Solopos.com, SEMARANG — Perayaan malam pergantian tahun di Kota Semarang akan disebar di berbagai titik dengan berbagai hiburan unggulannya untuk memecah kepadatan massa.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Masdiana Safitri di Semarang, Rabu (28/12/2016) malam, menyebutkan titik-titik perayaan malam Tahun Baru 2017 yang disiapkan antara lain di Titik Nol Kilometer, kawasan Tugu Muda, Taman Keluarga Berencana (KB), Pantai Marina, dan Taman Tabanas Gombel.

Ia mengakui pemecahan titik-titik perayaan malam Tahun Baru 2017 di Semarang itu untuk memudahkan pengaturan lalu lintas dan mengurai kemacetan kendaraan bermotor dari warga yang merayakan. “Dipecahnya titik-titik keramaian (tahun baru, red.) itu agar tidak terjadi kemacetan dan memudahkan pengaturan lalu lintas. Kami libatkan kepolisian, satpol PP, dan berbagai pihak terkait,” katanya.

Di masing-masing titik perayaan malam Tahun Baru 2017, lanjut dia, disiapkan berbagai pertunjukan, seperti di Taman KB atau Taman Menteri Supeno yang akan dimeriahkan acara Gong 2017. Pemerintah Kota Semarang, kata dia, mempersiapkan kegiatan perayaan malam tahun baru di Titik Nol Kilometer atau di depan Kantor Pos Besar Semarang, seperti tahun sebelumnya.

“Ada pesta kembang api, kemudian artis-artis ibu kota juga kami hadirkan, seperti Power Slaves, dan sebagainya. Itu di Titik Nol Kilometer, demikian pula di titik-titik yang lainnya,” katanya.

Untuk kawasan Simpang Lima, Masdiana mengatakan sebenarnya tidak digelar pertunjukan apa pun di lokasi tersebut, namun masyarakat yang hendak merayakan malam Tahun Baru 2017 di pusat kota itu tetap diperbolehkan. Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Semarang Ambar Prasetyo menyebutkan sebanyak 1.425 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan malam tahun baru.

“Kami bersama kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan dan kemacetan lalu lintas, termasuk penutupan jalan, seperti di Simpang Lima,” katanya. Meski di kawasan Simpang Lima tidak ada panggung untuk acara perayaan malam Tahun Baru 2017, kata dia, diperkirakan tetap banyak warga yang berbondong-bondong ke sana untuk melewatkan malam pergantian tahun.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…